ORGANDA Kota Bogor nilai Angkot AC Tidak Efektif

Bogor (Headlinebogor.com) – Program angkot ber AC yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bogor di nilai tidak akan efektif.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor, Freddy Djuhardi.

“Kita sudah coba dengan 30 unit angkot Eklusif, kenyataannya sekarang tidak berjalan, AC pada angkot tersebut tidak pernah dipasang karena design pintu penumpangnya yang selalu terbuka, penumpang yang duduk di depan lebih suka jendela nya terbuka. Pengalaman ini menjadi bukti tidak efisien bila Angkot wajib pasang AC.

Freddy pun menjelaskan, seharusnya Kementrian Perhubungan dalam mengambil kebijakan selalu barometernya angkutan di wilayah jabodetabek, faktor local wisdon ( Kearifan Lokal) seringkali terlupakan.

“Ini kan program kementerian, Kalau di TTD Dirjen, artinya Pemkot tinggal ambil sikap, tapi harus mempertimbangkan local wisdon atau kearifan lokalnya,” ucapnya.

Ferddy menggungkapkan, sejauh ini pihak Organda dan Pemrintah Kota Bogor belum ada pembicaraan terkait program angkot Ber – AC.

“Yang saya tahu sih, ke Organda Kota Bogor belum ada pembicaraan secara khusus, kita tahunya dari media. Dinas juga sepertinya lebih suka jalan pintas, langsung ke Badan hukum angkutan yaitu koperasi jasa angkutan dan atau PT.,” katanya dengan kecewa

Lebih lanjut, Freddy menambahkan, bila Program angkot ber – AC berguna, Namun lebih bermanfaat lagi bila untuk program tersebut untuk pembinaan Sopir angkot, agar dimudahkan dalam memperoleh SIM.

“Saya rasa program ber – AC tidak akan tercapai. Para pemangku kebijakan transportasi publik juga kurang paham karakteristik pengguna angkot,” pungkasnya.

Sebelumnya, melalui Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Uber dan Crab Car memberikan peralatan AC untuk angkot diseluruh Indonesia termasuk Kota Bogor.

Kota Bogor sendiri mendapatkan sendiri mendaptkan 10 unit peralatan yang langsung diterima Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

(pojokjabar.com)