BOGOR – Usia remaja sebagai masa perkembangan menjadi faktor penting dan juga penentu bentuk kepribadian seorang anak adam, dengan tujuan itulah aristoles membentuk pengelompokan pengajaran berdasarkan usia yang sekarang kita kenal dengan istilah sekolah.

Ditengah bencana angin puting beliung yang meluluh lantakan sebagian wilayah selatan Kota Bogor, sekelompok pelajar sekolah dari SMK Grafika Mardi Yuana terlihat sedang menggalang dana di perempatan lampu merah Empang Kota Bogor. Sabtu, 8 Desember 2018.

Kepada awak media, Rizki Adharaga, yang merupakan salah satu dari pelajar SMK Grafika Mardi Yuana tersebut mengungkapkan rasa keprihatinan atas musibah angin puting beliung yang menimpa selatan Kota Bogor dan secara spontanitas mereka tergerak untuk bersama – sama membantu.

Baca Juga  Panwascam Tanah Sareal, PMII, HMI MPO serta Karang Taruna Kelurahan Sukadamai Selenggarakan Tabligh Akbar dan Sosialisasi Pilkada 2018 | Headline Bogor

“Kita sangat prihatin dengan apa yang menimpa Cipaku kemarin, kita di sini ikut turun kejalan buat nyari dana. Setidaknya, sedikitnya, paling tidak, ada buat ikut membantu masyarakat yang terkena musibah,” ungkapnya.

Rizki juga mengatakan, ia dan para pelajar lainnya turun ke jalan menggalang dana berawal dari diskusi di grup.

“Jadi tadi malam kita semua diskusi di grup buat ngadain bakti sosial, dan anak – anak Alhamdulillah pada setuju semua. Dan tadi semua sepulang sekolah kita kumpul dan langsung berangkat ke tujuannya masing – masing,” kata Rizki dan teman – temannya.

Baca Juga  Headline Bogor | Pemuda Sunda Menggugat Sebut Wali Kota Bogor Langgar UU Cagar Budaya

Aksi peduli pelajar galang aksi sosial ini patut di apresiasi di tengah persoalan tawuran yang kerap kali terjadi di antara para pelajar. (*)