
KABUPATEN BOGOR – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen pada penguatan lembaga pendidikan madrasah dan lembaga keagamaan lainnya. Hal ini diutarakan pada Musyawarah Nasional III, DPP PGM Indonesia yang akan dibuka oleh Menteri Agama, di Chevilly Resort, Ciawi, Selasa (15/3).
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, Pemkab Bogor berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus, tidak hanya kepada kalangan madrasah, tapi juga pondok pesantren, guru ngaji, amil, dan Penyuluh Agama Honorer (PAH) sebagai agen pembangunan daerah dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang cerdas dan berkeadaban.
“Penguatan lembaga pendidikan madrasah dan lembaga keagamaan lainnya sangat penting untuk membangun kehidupan keagamaan, meningkatkan kualitas SDM, dan kesalehan sosial di masyarakat,” ujar Iwan.
Pada kesempatan tersebut Iwan berharap Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) semakin sukses membawa sekolah madrasah di Indonesia maju dan terus berkembang, demi terwujudnya generasi masa depan yang unggul dan berakhlak mulia, berjiwa amilin, serta mampu menjadi penebar cahaya iman bagi masyarakat di lingkungannya.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Agama Republik Indonesia, Muhammad Zain menjelaskan, saya mengapresiasi Pemkab Bogor yang sudah memberikan perhatian besar kepada guru-guru dan lembaga pendidikan madrasah. Kementerian Agama dengan segala keterbatasannya, kita selalu memberikan perhatian khusus untuk kesejahteraan guru-guru kita.
“Salah satu tugas saya di Kementerian Agama adalah memperhatikan kualifikasi guru, guru kita itu ada sekitar 42 ribu guru terutama untuk swasta belum sarjana. Hari ini Alhamdulillah Menteri Agama Republik Indonesia memberikan solusi dengan memberi kesempatan mendapatkan beasiswa penuh. Kemudian hari ini juga kita sedang berhitung untuk memberikan beasiswa S2 bahkan jika ada yang ingin menempuh pendidikan S3 bisa juga kita berikan beasiswanya,” jelas Muhammad Zain.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGM) Indonesia, Agus Ridhallah, tujuan diselenggarakannya musyawarah nasional ini pertama untuk mengevaluasi kepengurusan PGM selama lima tahun, selanjutnya kita bersama-sama merumuskan gagasan menyusun program yang lebih baik untuk lima tahun kedepan. Berikutnya dalam rangka memilih kepengurusan yang baru, dari mulai ketua umum dan pengurus lainnya.
“Visi dan misi yang utama PGM adalah membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru madrasah, kemudian meningkatkan kualitas guru madrasah, serta meningkatkan harkat dan martabat guru madrasah. Ini merupakan sebuah tujuan yang terus kita upayakan,” tandas Agus.
Agus menambahkan, jadi kehadiran organisasi ini pada dasarnya untuk membantu pemerintah pusat, demikian juga pemerintah daerah. Maka saya berpesan kepada seluruh anggota PGM Indonesia, kita fokus berikhtiar, bahu membahu untuk memajukan guru madrasah. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !