JAKARTA – Bulan Desember selalu disambut dengan suka cita oleh sebagian masyarakat Jakarta yang merayakan Hari Natal. Seperti diketahui, di kota ini melebur dan berbaur berbagai macam suku, ras, budaya dan agama sehingga menjadikan kota Jakarta sebagai kota yang terbuka bagi kegiatan perayaan keagamaan.
Namun, perayaan tersebut tentu harus dilaksanakan secara berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pandemi Covid-19 masih melanda di Ibu Kota. Di masa seperti ini, setiap aktivitas masyarakat harus dibarengi dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covis-19.
Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Zein, menyampaikan, pada perayaan Natal tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rangkaian kegiatan perayaan Natal secara sederhana, dengan mengangkat tema ‘Semangat Perayaan Natal dengan Kesederhanaan dan Solidaritas’.
“Dalam melaksanakan rangkaian perayaan Natal tahun ini, kami berkolaborasi dengan komunitas dan warga. Meskipun tidak semeriah tahun lalu dan dilakukan secara daring, kami berharap perayaan ini tetap menghadirkan suka cita di tengah kita semua. Pesan yang selalu kami tekankan adalah Jakarta ini milik semua. Seperti sebelum-sebelumnya, kami mendukung event keagamaan, yang menandakan bahwa Jakarta adalah kota yang berkeadilan sosial,” ungkapnya. (*)