1998 Terjadinya Krisis Moneter, Inflasi, Nilai tukar Rupiah terjun Bebas, pengangguran, kenaikan harga tak terkendali, korupsi merajalela dan muncullah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), lalu Mahasiswa menuntut pemilu ulang karena Soeharto terpilih kembali sebagai presiden sehingga adanya tragedi Trisakti sehingga akhirnya mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR. 21 Mei 1998 Soeharto mengundurkan diri. Bagiku Reformasi harga yang harus dibayar mahal.
Menurutku jika ditelisik dari sejarah gerakan mahasiswa lahir dari Kesadaran Moral dan gerakannya hadir sebagai aksi pengingat, pada hakikatnya gerakan mahasiswa adalah gerakan pengingatan pada sang pemegang amanah rakyat agar menjalankan amanahnya dengan baik.
Pada fase baru dalam babak sejarah hari ini kita perlu penerapan gerakan mahasiswa yang nafasnya peduli pada masyarakat yakni “pengabdian masyarakat” dimana tertuang dalam Tridharama Perguruan Tinggi karena mahasiswa sebagai kastra intelegensia agar mampu mengamalkan ilmunya kepada masyarakat, kampus sebagai menara keilmuan sebuah negara dituntut mampu memberikan solusi dan aplikasi pada permasalahan-permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat, mahasiswa sebagai agen perubahan sudah saatnya terjun kepada masyarakat untuk melakukan perubahan di masyarakat.
Walaupun gerakan mahasiswa fase baru telah dimulai, namun aksi turun ke jalanan sebagai penekan tetap diperlukan. Pada kenyatannya hari ini semua nilai idealnya perlu kita tegaskan dan ingatkan kembali guna menerjemahkan jalan baru yang terkesan pegerakannya teredukasi menjadi jalan hedonistik oleh karena budaya kampus yang melupakan hakikatnya sebagai menara keilmuan suatu negara dan bergeser pendidikan yang dikomersilialisasikan.