
KOTA BOGOR – Pelaksanaan Piala Soeratin di Kota Bogor sukses digelar selama enam hari sejak Ahad (20/7) lalu. Kompetisi ini menjadi ajang rutin tahunan PSSI yang dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kota/kabupaten hingga nasional.
Wakil Ketua PSSI Kota Bogor, Atep Budiman, menjelaskan bahwa Piala Soeratin merupakan bagian penting dalam struktur pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia.
“Piala Soeratin ini sudah jadi agenda rutin PSSI berjenjang, mulai dari level Askab/Askot, lanjut ke provinsi, hingga level nasional,” ujar Atep.
Ia menambahkan bahwa meski kewenangan Askot sebenarnya hanya mencakup kelompok usia U-13, tahun ini juga diselenggarakan turnamen untuk kategori U-15 berdasarkan hasil keputusan Kongres Provinsi.
“Sebenarnya kewenangan kami di Askab/Askot itu di U-13, tapi kemarin hasil kesepakatan di Kongres Provinsi, U-15 juga diberikan kesempatan untuk dilakukan turnamen,” jelasnya.
Ajang ini juga menjadi sarana penjaringan pemain berbakat dari Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub-klub anggota Askot PSSI.
“U-15 itu sesungguhnya anggotanya langsung dari klub-klub yang ada di Jawa Barat, dan ini jadi ruang penting untuk menjaring talenta dari SSB maupun klub,” imbuhnya.
Untuk edisi tahun ini, Piala Soeratin Kota Bogor diikuti oleh 27 tim, terdiri dari 16 tim kategori U-13 dan 11 tim kategori U-15. Atep menyebut kompetisi berjalan lancar dan menghasilkan tim-tim juara yang layak.
“Relatif berjalan lancar, menghasilkan juara-juara yang memang layak mendapatkan predikat juara dari mulai peringkat satu sampai empat di dua kategori usia U-13 dan U-15,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa turnamen seperti ini menjadi bagian dari eksistensi dan tanggung jawab pembinaan PSSI dari tingkat lokal hingga nasional.
“Ini bagian dari kondite PSSI, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Tentunya ini penting karena bagian dari eksistensi PSSI itu sendiri,” kata Atep.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !