KOTA BOGOR – Kenaikan signifikan pemasukan retribusi dari pengelolaan Kolam Renang Mila Kencana yang berada di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor mendapat apresiasi pengamat.

Direktur Insan Cita Institute, Sandi M. Ilham, menilai peningkatan tersebut mencerminkan adanya perbaikan dalam tata kelola pengelolaan fasilitas publik.

“Kenaikan pemasukan dari retribusi pengelolaan kolam renang Mila Kencana di bawah Dispora Kota Bogor patut mendapat apresiasi,” ujar Sandi dalam keterangannya, Selasa (14/4).

Ia mengungkapkan, lonjakan pemasukan bahkan mencapai lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini dinilai sebagai indikator positif dari peningkatan kinerja pengelola.

Baca Juga  Polling Pilkada, Perubahan Foto Dan Urutan Susunan Dalam Proses |Headline Bogor

“Pasalnya, kenaikan pemasukan retribusi ke kas Daerah mencapai lebih dari 50 persen dibanding bulan yang sama di tahun sebelumnya,” jelasnya.

Selain peningkatan pendapatan, Sandi juga menyoroti adanya pembenahan sarana dan prasarana di kawasan kolam renang tersebut. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Ditambah dengan terlihatnya perbaikan sarana dan prasarana yang dilakukan oleh pengelola, ini adalah kemajuan tata kelola,” katanya.

Di sisi lain, harga tiket masuk yang relatif terjangkau juga menjadi nilai tambah. Dengan tarif Rp10 ribu pada hari biasa dan Rp15 ribu saat akhir pekan, Mila Kencana dinilai tetap ramah bagi masyarakat luas.

Baca Juga  Tanah Pemkot Bogor Dipakai Tol BORR, BPK Catat Belum Ada Ganti Kerugian

“Hanya dengan tiket Rp10 ribu di hari-hari biasa dan Rp15 ribu di akhir pekan, ini adalah hal yang patut diapresiasi juga. Dimana kita tahu di tempat-tempat semacam Mila ini harga tiketnya lebih dari Rp20 ribu,” ungkapnya.

Sandi berharap peningkatan kinerja tersebut dapat terus dipertahankan, terutama dalam hal pelayanan kepada pengunjung.

“Semoga peningkatan pelayanan yang prima kepada masyarakat ini terus dapat meningkat, setidaknya stabil,” tutupnya. (DR)