Piala Soeratin Kota Bogor Diikuti 27 Tim, PSSI Siapkan Bakat untuk Timnas

Dok. Penutupan dan Pengumuman Juara Piala Soeratin Kota Bogor Yang Digelar di Stadion Utama GOR Pajajaran Kota Bogor/DR)

KOTA BOGOR – Pelaksanaan Piala Soeratin di Kota Bogor sukses digelar selama enam hari sejak Ahad (20/7) lalu. Kompetisi ini menjadi ajang rutin tahunan PSSI yang dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kota/kabupaten hingga nasional.

Wakil Ketua PSSI Kota Bogor, Atep Budiman, menjelaskan bahwa Piala Soeratin merupakan bagian penting dalam struktur pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia.

“Piala Soeratin ini sudah jadi agenda rutin PSSI berjenjang, mulai dari level Askab/Askot, lanjut ke provinsi, hingga level nasional,” ujar Atep.

Post ADS 1

Ia menambahkan bahwa meski kewenangan Askot sebenarnya hanya mencakup kelompok usia U-13, tahun ini juga diselenggarakan turnamen untuk kategori U-15 berdasarkan hasil keputusan Kongres Provinsi.

“Sebenarnya kewenangan kami di Askab/Askot itu di U-13, tapi kemarin hasil kesepakatan di Kongres Provinsi, U-15 juga diberikan kesempatan untuk dilakukan turnamen,” jelasnya.

Ajang ini juga menjadi sarana penjaringan pemain berbakat dari Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub-klub anggota Askot PSSI.

“U-15 itu sesungguhnya anggotanya langsung dari klub-klub yang ada di Jawa Barat, dan ini jadi ruang penting untuk menjaring talenta dari SSB maupun klub,” imbuhnya.

Untuk edisi tahun ini, Piala Soeratin Kota Bogor diikuti oleh 27 tim, terdiri dari 16 tim kategori U-13 dan 11 tim kategori U-15. Atep menyebut kompetisi berjalan lancar dan menghasilkan tim-tim juara yang layak.

“Relatif berjalan lancar, menghasilkan juara-juara yang memang layak mendapatkan predikat juara dari mulai peringkat satu sampai empat di dua kategori usia U-13 dan U-15,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa turnamen seperti ini menjadi bagian dari eksistensi dan tanggung jawab pembinaan PSSI dari tingkat lokal hingga nasional.

“Ini bagian dari kondite PSSI, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Tentunya ini penting karena bagian dari eksistensi PSSI itu sendiri,” kata Atep.

Lebih jauh, ia berharap ajang ini bisa mencetak pemain-pemain muda potensial yang nantinya dapat memperkuat Tim Nasional Indonesia.

“Karena U-13 dan U-15 masih usia grassroots, ke depannya mungkin ini bisa menyumbang atlet-atlet berpotensi untuk Tim Nasional Indonesia,” harapnya.

Di bawah kepemimpinan Ketua PSSI Kota Bogor, Rahmat, pihaknya juga menargetkan agar atlet-atlet asal Kota Bogor bisa berkiprah di tingkat nasional.

“Kami punya target atlet kita bisa berkiprah di Timnas, selain menjalankan agenda rutin,” katanya.

Selain Piala Soeratin, PSSI Kota Bogor juga berencana menggelar berbagai ajang lain seperti Kejuaraan Daerah bersama Asprov dan turnamen Piala Wali Kota.

“Kita juga sedang menginisiasi liga khusus anggota Askot. Tentunya kalau liga waktunya cukup panjang, dan ini akan kita rancang setelah Kongres nanti,” jelas Atep.

PSSI Kota Bogor pun sudah mulai mempersiapkan skuad terbaiknya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.

“Kita menyiapkan skuad terbaik hasil seleksi, sudah berjalan kurang lebih 3 bulan. Kita juga sudah uji coba dengan beberapa kabupaten dan kota,” ungkapnya.

Dengan persiapan yang matang, ia optimistis Kota Bogor bisa berbicara banyak di ajang Porprov nanti.

“Alhamdulillah kami optimis, mudah-mudahan di 2026 nanti bisa menyumbangkan emas dan masuk ke putaran final tentunya,” pungkasnya. (DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !