Dalam pemeriksaan, J mengaku sudah tiga kali melakukan aksi serupa di Kota Bogor dengan sasaran utama telepon genggam milik warga yang lengah. Ia juga menyebut kerap beraksi bersama dua hingga tiga rekannya.
“Dari pengakuan tersangka, hasil copet digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Sebelumnya, pelaku bekerja serabutan dan sempat berdagang, namun kehabisan modal,” ungkap Kapolsek.
Polisi menegaskan kasus ini masih akan dikembangkan untuk mengejar rekan-rekan pelaku yang diduga bagian dari komplotan pencopet tersebut.
Polsek Bogor Tengah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kejahatan jalanan, khususnya saat beraktivitas di ruang publik.
“Kami minta masyarakat selalu berhati-hati di mana pun berada. Polsek Bogor Tengah bersama jajaran akan terus meningkatkan patroli di sekitar Kebun Raya, Sempur, dan wilayah rawan lainnya,” tegas Kapolsek.
Sementara itu, saat diwawancarai awak media, J alias Kevin mengakui seluruh perbuatannya.
“Ya, sudah tiga kali mencopet. Ini saya lakukan untuk kebutuhan keluarga. Biasanya bareng dua sampai tiga orang kalau beraksi. Sasarannya kebanyakan HP,” ungkapnya. (DR)