Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk terus mempercepat pengujian spesimen PCR dalam penanganan pandemi Covid-19. 

“Saya baru mendapatkan laporan bahwa kemampuan pengujian spesimen untuk PCR sekarang ini sudah mencapai 4.000-5.000 sampel per hari. Saya kira ini masih jauh dari target yang saya berikan yang lalu, yaitu 10.000 spesimen per hari,” ujarnya.

Tak hanya pengujian spesimen PCR, Presiden pun menginstruksikan untuk memaksimalkan  laboratorium – laboratorium pengujuan PCR. 

Baca Juga  Headline Nasional | Status Gunung Tangkuban Parahu Dinaikkan Menjadi Waspada

“Dan data dari Gugus Tugas, sekarang ini sudah ada 104 lab yang masuk dalam jaringan lab COVID-19. Dan saya ingin dipastikan bahwa lab-lab tersebut berfungsi maksimal, meskipun dari 104 lab tadi 53 lab rujukan sudah melakukan pemeriksaan dan 51 lab rujukan belum melakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Untuk kesiapan SDM terlatih, Presiden memunta agar ini diperhatikan. Juga yang berkaitan dengan masalah di alat pengujian yang masih kurang, terutama untuk reagen PCR, RNA, dan VTM. Dan saya minta ini segera diselesaikan dalam minggu ini.