
Kemudian pada 9 Oktober, Turki meluncurkan Operation Peace Spring untuk melenyapkan teroris dari Suriah utara untuk mengamankan perbatasan Turki, membantu dalam pengembalian yang aman bagi para pengungsi Suriah, dan memastikan integritas teritorial Suriah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2 November lalu sebelumnya menyatakan ada setidaknya 94 ribu warga sipil yang telah pulang ke daerah-daerah yang dibebaskan melalui operasi antiteror Turki di Suriah utara selama 10 hari terakhir.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) Jens Laerke. “Sekarang kami melihat pergerakan kembali. Hari ini, kami memiliki sekitar 94 ribu yang telah kembali ke daerah yang sekarang secara efektif berada di bawah kendali Turki,” ujar dia.
Laerke menjelaskan, pada awal Operation Peace Spring yang diluncurkan Turki, ada lebih dari 200 ribu orang yang telah meninggalkan rumah mereka. Jumlah pergerakan ini terus mengalami peningkatan.
“Kita dapat melihat jumlahnya meningkat. Dan jika tren itu terus berlanjut, tentu saja, lebih banyak orang dalam beberapa hari dan pekan mendatang akan kembali ke rumah mereka,” kata Laerke.
(relawan.id)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !