Dambaku

Jika kau Bilkis yang terpasah dalam kejemawaan dan gemilang arta

Maka demi menyadarkanmu untuk berjelaga di jalan-Nya

Sulaiman dan kedaulatannyalah dambaku

Jika kau Zulaiha dengan beribu pesona sang Cleopatra

Maka biar kau tetap terpikat padaku semata

Yusuf dan ketampanannyalah dambaku

Jika kau Ibrahim atas beribu kebimbangan

Maka demi melesapkannya kan ku tukar pengorbanan

Ismail dan keikhlasannyalah dambaku

Jika kau Kan’an atas beribu hujatan penghianatan

Maka biarku tetap merengkuhmu dalam dekapan

Nuh dan kapal kasihnyalah dambaku

Jika kau Maryam yang berlari-lari di tengah kegersangan jiwa

Maka demi melabuhkanmu dan menuntaskan dahaga

Isa dan zam-zamlah dambaku

Jika kau Muhammad yang terbata-bata melantunkan ayat cinta-Nya

Maka biarku tetap disampingmu dan memapahmu hingga bisa

Jibril dan kesabarannyalah dambaku

Baca Juga  JALAN PUISI; JALAN MUSYI MAMAN S MAHAYANA

Jika dalam Goa ego kau terlelap selama ratusan edaran zaman

Maka demi tetap setia menunggumu dalam kesabaran

Anjing ashabul kahfi dan loyalitasnyalah dambaku

Jika kau adalah aku yang terbakar api rindu berselimutkan kabut sendu

Maka demi menyejukkan kobaran itu

Kau dan hatimulah dambaku

 

Bersajaklah

Sajak adalah belantara

Selapang kesendirian dan seluas tata surya

Langit adalah buku favorit

Tempat lalu-lalang doa yang terbesit

Serta tempat pelupuk merangkak dan menjerit

Oleh karena engkau …

Bukanlah Tuhan dengan firman-Nya

Bukan Nabi serta sabdanya

Bukan pula Ulama dengan fatwanya

Maka bersajaklah

 

Kedalaman Raga

Ada yang terus membuncah: Hasrat

Ada yang masih mendidih: Darah

Ada yang terus berteriak: Sukma

Ada yang masih meronta: Hati

Baca Juga  TANGISAN KERINDUAN

Ada yang tetap berdegup kencang: Jantung

Ada yang panas di kening: Kenangan

Ada yang dingin dikenang: Kamu

Ada yang masih cinta padamu: Aku

Dan aku: Ada-ada saja

 

***

Puisi Kiriman Azka Mahfudh Mubarok.

 

Azka Mahfudh Mubarok atau biasa dikenal dengan nama pena ‘Kaum_Kusam’ ini tak lebih bocah kekanak-kanakan yang kadang kesurupan roh puitis, penggemar diksi-diksi berserakan, serta kental akan sifat egosentrisnya. Penikmat kopi, senja dan hujan serta sedikit phobia terhadap teh (Tehto Phobia).

Azka merupakan lulusan Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo, fakultas Syari’ah dan Hukum. Lahir di Banyumas, 09 Oktober 1994 dan aktif menulis di blog azkamahfudh.blogspot.com. Azka bisa disapa via Instagram @azka_mahfudh, Twiteer @mahfudh_azka, Facebook Azka Mahfudh Ar-Romady atau surat elektronik [email protected]