TANGISAN KERINDUAN29 Juni 201529 Januari 2017SastraTANGISAN KERINDUANDaun berbisik tengah malamMenyampaikan pesan tersirat rinduRindu yang tak kunjung memadamTak kuat mengenang masa laluku bersamamuEngkau membangunkanku untuk beribadahKu tunggu hari berikutnyaKu usap air mata sambil menunggu kedatanganmuKu pandang fotomu sambil tersenyum Namun langkah kakimu tak kudengarSuaramu, amarahmu, nasihatmu menghilang ditelan bumiAku ikhlas melepas kepergianmuKeharumanmu telah mengubah sejuta warnaSelamat tinggal Bapakku tercinta…..Jangan LewatkanHeadline Jakarta | Resmikan Rumah Literasi Jakarta, Wagub DKI Harap Membaca Menjadi Budaya AnakCatatan Hitam Buruh Dimasa Reformasi : Mosi Tidak Percaya‘Aku Melangkahkan Kaki Untuk Negeri’Headline Bogor | Tumbuhkan Tradisi Dan Minat Literasi Di Kalangan Mahasiswa, Gha Kris Selenggarakan Sharing Dan Diskusi LiterasiWahyu Hidayat Lubis : Inlander TuaCatatan Rubayyi’ Aktivis dan Pengamat Pergerakan Mahasiswa