
JAKARTA – Tidak terasa ramadhan telah berlangsung selama 9 hari berlalu. Dan dalam 30 hari ramadahan Umat Islam Melaksanakan Shalat Tarawih dan juga berpuasa selama 30 hari.
Masjid Cut Meutia Kembali menggelar Ngasik bertema ‘Dari Masjid Membangun Indonesia, Jumat (31/3). Hadir sebagai Pembicara dalam Ngasik kali ini adalah bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP, & Wakil Menteri Agama, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si.
Sedangkan bintang tamunya adalah public figure Kemal Palevi seorang stand up comedian dan dimoderatori oleh Syahda Youstiza. Acara Ngasik ini akan mulai setela shalat Ashar, Pukul 16.00 hingga jelang waktu Maghrib sekaligus menikmati buka bersama di Masjid Cut Meutia,Kebon Sirih- Jakarta Pusat.
Tujuan acara ini adalah untuk menambah wawasan keislaman di dalam acara Ngasik di Masjid Cut Meutia. Tema kedua dengan tema Dari Masjid Membangun Indonesia, yang dimoderatori oleh News Anchor sekaligus sebagai presenter, Syahda Yaustiza.
Dalam sambutannya Perwakilan dari Yayasan Masjid Cut Meutia Pradana Indra Putra mengucapkan terimakasih kepada narasumber yang telah bersedia menjadi pembicara di Masjid Cut Meutia.
“Mudah-mudahan pembica hari ini bisa menularkan kebaikan untuk para Jemaah. Semoga bisa membawa berkah dan inspirasi bagi kita semua,” jelasnya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. dalam ngabuburit di Masjid Cut Meutia bercerita masa lalunya yang suka tinggal di Masjid. Muhadjir juga menjelaskan ada tradisi di kampung ketika laki-laki umur 12 tahun, di rumah maka akan diledek.
“Masa kecil saya di kampung tidurnya di musola atau masjid untuk belajar ngaji, puasa. Jadi seumur saya tidurnya di musola atau masjid,” jelasnya.
Semasa SMP, Muhadjir ternyata sudah membaca buku karangan Gazalba dengan tema Masjid sebagai pusat pengambangan kebudayaan Islam.
“Inilah proses internalisasi dalam pengalaman membaca, dan kita tidak menyadari bahwa suasana batin aja terbentuk,” jelasnya.
Muhadjir semasa remaja memang didokrrin orangtuanya untuk selalu belajar agama dan umum.
“Saya dulu didoktrin imbang belajar ilmu agama dan ilmu umum. Karena dengannilmu kita bisa mendapatkan dunia dan akhira,” jelasnya.
Wakil Menteri Agama RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si juga bercerita semasa sekolah SMA yang tidurnya di masjid di Pondok. ketika berada di masjid kita bisa berinteraksi dengan teman-teman, selain itu dmendapatkan ilmu karena adanya pengajian yang harus kita ikuti setelah Maghrib dan setelah Subuh.
“Daripada pulang ke rumah lebih baik tidur di masjid meski dengan perlengkapan yang sangat sederhana,” ungkapnya.
Zainut menjelaskan, tradisi masjid sebagai tempat pendidikan sudah ada sejak jaman Rasulullah, atau yang biasa disebut ahlussufah, kelompok orang yan tidak punya tempat tinggal.
Saat mereka berada di Madinah ada sebagian diterima sahabat Anshar, ada juga yang tidak tertampung dan ditempatkan di emperan masjid atau Asshufa.
Hebatnya, tambah Zainut, sahabat yang tinggal diemperan masjid sangat zuhud, meninggalkan kehidupan duniawi. “Mereka memakmurkan masjid dan mendekatkan diri kepada Allah dan dekat dengan Rasulullah,” ujarnya
Para sahabat ini jumlahnya tak lebih dari 80 orang, tapi mereka adalah penghafal hadis yang luar biasa salah satunya Abu Hurairah.
“Masjid telah membentuk kepribadian seorang muslim untuk memiliki tingkat keimanan yang tinggi,” terangnya.
Influencer yang juga stand up komedian Kemal Pahlevi juga punya pengalaman ketika sekolah sering ngurusin masjid. Awalnya, karena bandel di sekolah oleh guru dikumpulkan di masjid untuk mengikuti kegiatan hingga membersihkan masjid.
“Akhirnya banyak kegiatan. Kegiatan itu menbentuk jatidiri kita. Kita bandel tapi belajar bertanggung jawab, akhirnya saya rajin solat subuh, jemaah, dan secara gak langsung terfilter,” paparnya.
Kemal mengakui akibat mengurus masjid selama hampir tiga tahun terbentuk karakternya.
“Karena ngurus masjid, sehingga terfilter dengan sendirinya. Bekas remaja masjid sedikit dipaksa,” kelakarnya.
(Tiara)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !