KABUPATEN BOGOR – Setelah tiga hari pencarian remaja korban hanyut, akhirnya berhasil diketemukan mengambang di pintu 10 Tangerang. Sebelumnya, korban tenggelam usai mandi bersama rekannya di sungai Cisadane, Kampung Poncol, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea.
“Alhamdulilah korban sudah ditemukan tepatnya dipintu 10 Tangerang, padahal korban hanyut ketarik dipusatkan arus deras Cisadane, pada Hari Rabu sore,” kata Kepala Desa Ciampea Suparman kepada awak media kemarin.
Ia juga menjelaskan, bahwa selama dua hari kemarin pihak Damkar dan warga sekitar melakukan pencarian sampai mendatangkan beberapa orang pinter untuk menerawang keberadaan korban namun tidak membuahkan hasil.
“Rencana korban akan dibawa kerumah duka di perumahan Graha Tama Indah dan selanjutnya akan dimakamkan di Jakarta sesuai permintaan keluarga,” ucapnya
Sementara itu, salah satu tim Damkar Kabupaten Bogor Qolbi mengaku, sejak hari pertama dan kedua tim terus melakukan pencarian sampai dengan cara penyelaman ke dasar sungai tapi tidak membuahkan hasil.
“Memang menurut warga sekitar lokasi dimana tenggelamnya korban sangat angker dan rawan, namun korban terhanyut hingga ditemukan di wilayah Tangerang tepatnya dipintu 10,” cetusnya
Ia juga mengungkapkan, penemuan korban oleh warga Tangerang yang melihat tengah mengambang, kemudian melaporkan kepada pihak terkait. Bahkan, tim langsung meluncur ke Tangerang untuk mengevakuasi korban.
“Memang setiap yang terbawa arus di sungai Cisadane, kita selalu koordinasi dengan penjaga pintu air tangerang dan dinas terkait, dan alhamdulilah kabar tersebut langsung diinformasikan hari ini pasca penemuan korban,” pungkasnya.
(Agil)