KABUPATEN BOGOR – Menanggapi bangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Hambaro 03, yang terletak di Kampung Jeruk RT 04 RW 03 Desa Sukaluyu, Kecamatan Nanggung yang kondisinya sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ruhiyat Sujana meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengevaluasi sarana dan prasarana sarana pendidikan.

“Dinas pendidikan harus mengevaluasi soal pembenahan data base pembangunan gedung sekolah baru,” tegas Ruhiyat.

Menurutnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor harus mempunyai data sarana dan prasarana terkait sekolah, termasuk kondisi bangunan sekolah se-Kabupaten Bogor, mana sekolah yang rusak sedang sampai rusak berat, sehingga dalam programnya akan tepat sasaran.

“Persoalannya data base Dinas Pendidikan masih lemah untuk menyelesaikan persoalan dari hulunya. Soalnya masih ada sekolah yang hampir roboh tapi belum kunjung juga diperbaiki tapi ada juga sekolah yang belum rusak sudah direhab kembali,” sebut Ruhiyat, melalui layanan aplikasi pesan.

Kendati begitu, tambah Ruhiyat, data base Disdik harus tahu betul kondisi sekolah disetiap wilayahnya. “Maka itu lemahnya data base sehingga programnyapun banyak yang kurang tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga  Ini Penjelasan Polling Versi Headline Bogor | Headline Bogor

Anggota BPD Desa Sukaluyu, Budiansyah menyayangkan dengan kondisi bangunan sekolah SDN Hambaro 03 yang sudah mengalami kerusakan cukup berat. Namun, hingga ini Pemkab Bogor belum juga melakukan pembangunan.

“Setahu kami pada tahun 2017 minat warga yang sekolah disini cukup banyak karena mencakup warga di wilayah dua kampung,” terangnya.

Namun belakangan ini, menurut Budiansyah minat warga untuk sekolah di SDN itu semakin berkurang lantaran warga tidak tertarik melihat kondisi sekolah yang seperti bangunan rumah tidak layah huni.Lebih jauh Budiansyah bercerita, sebelum adanya wabah virus corona keadaan sekolah sudah terlihat kumuh terkesan tak terurus. Padahal jika dilihat dari usianya gedung sekolah ini pernah di bangun beberapa tahun lalu, namun bangunan bangunan tersebut terlihat cepat rusak.

“Kami minta pihak terkait hal ini Dinas pendidikan Kabupaten Bogor untuk segera memperhatikan untuk membangun gedung sekolah SDN Hambaro 03. Termasuk kualitas tenaga pengajar pun harus lebih ditingkatkan,” pintanya.

Gedung sekolah itu, sebanyak 4 ruangan berikut kantor, nampak dibeberapa titik bagian plafon gedung yang sudah rusak dan berlubang, akibat bocor saat hujan.

Baca Juga  SEKOLAH TERPAL DI KABUPATEN BOGOR

Sementara, Kepala sekolah, SDN Hambaro 03, Jumadi membenarkan keadaan sekolah yang sudah mengalami kerusakan cukup berat dan berdampak setiap tahunnya siswa yang belajar di sekolahnya mengalami penurunan.

Jumadi menjelaskan, semenjak kami disini dari tahun 2013 siswa binaannya sebanyak 80 murid, namun sekarang jumlah siswanya semakin berkurang tersisa hanya 40 murid.

“Alasannya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya sangat kurang lantaran kondisi bangunan sekolah tidak memadai.” jelasnya.

Meski begitu, ujar Jumadi, kondisi gedung sekolah yang jauh dari kata layak terpaksa masih digunakan untuk melangsungkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Kerusakan gedung sekolah terjadi sudah lama, bahkan KBM pun mulai dari siswa kelas 1, hingga kelas 6 disekat sekat menggunakan 3 ruangan dengan cara di gabung.

“Sering kali diajukan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor namun informasinya tahun ini direncanakan gedung sekolah tersebut akan segera dibangun, masyarakat juga sangat mendukung harapan kami gedung sekolah ini bisa dibangun dengan layak.” Pungkasnya.

(Agil)