KABUPATEN BOGOR – Memasuki bulan ke tiga dampak Pandemi covid-19 ini banyak hal yang sudah dirasakan oleh masyarakat. Dampak pandemi covi19 bukan hanya merengut korban jiwa, namun sudah mulai terasa pada sektor ekonomi. Kondisi ekonomi masyarakat sudah terasa sangat sulit, bahkan mulai merambah dampaknya ke kehidupan sosial masyarakat. Dampak ekonomi sangat berpenagruh pada tatanan sosial masyarakat.

“Kemampuan ekonomi masyarakat terhadap daya beli dan pemenuhan kebutuhan hidup mulai turun apalagi di bulan suci Ramadan kebutuhan pangan menjadi keharusan, kebutuhan pangan dasar seperti beras, minyak sayur, lauk pauk, gula , terigu dan yang lainnya, menjadi kebutuhan sehari – hari yang tidak boleh tidak ada karena ini merupakan kebutuhan dasar manusia untuk kebrlangsungan hidupnya,” Kata Ruhiyat Sujana.

Di bulan suci Ramadan 1441 H, Ruhiyat Sujana sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Demokrat tengah melakukan kegiatan yang berhubungan dengan program sosial kepada masyarakat di saat krisis pandemi seperti saat ini.

Baca Juga  Headline Bogor | Asyiknya Off Road di Jeep Station Indonesia (JSI) Resort

“Saya sudah menyiapkan ribuan paket sembako yang akan didistribusikan kepada masyarakat di Kabupaten Bogor yang terdampak Covid-19. Mudah-mudahan paket sembako yang distribusikan ini dapat membantu masyarakat yang di Kabupaten Bogor, utamanya mereka yang tidak memiliki kekuatan untuk mencari pekerjaan dalam situasi Covid-19 ini seperti lansia, penyandang disabilitas, Guru ngaji dan anak yatim piatu,” Ujarnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Gugus Tugas Kabupaten Bogor Terima Bantuan PCR dari PT. Antam

Seperti diketahui akibat pandemi ini golongan masyarakat yang paling terkena dampaknya adalah golongan ekonomi masyarakat menengah ke bawah yang sebagian besar mereka yang bekerja di sektor informal.

“Sejatinya Kepedulian ditengah-tengah Pandemi Covid 19 merupakan momentum untuk memupuk kembali kebersamaan dan spirit gotong royong untuk saling membantu antar sesama”. Mari kita bergerak terus dan tungkatkan Solidaritas Sosial Berskala Besar,” Pungkasnya.

(Agil)