Cigudeg (Headlinebogor.com)  – Jembatan rusak penghubung antara Kampung Juga Raya dan Juga Jalan, Desa Sukaraksa,  Kecamatan Cigudeg, kondisinya mengkhawatirkan.

Jembatan gantung yang dibangun pada 2015 lalu dari APBD Kabupaten Bogor dengan panjang 37 meter dan lebar satu meter itu, nyaris roboh akibat sering tergerus derasnya air Sungai Cidurian.

Suhanda (45), warga Kampung Juga Raya RT 03/02, Desa Sukaraksa mengeluhkan kondisi jembatan gantung yang saat ini rusak berat.

Selain itu, kaki – kaki beton terkikis sehingga mengkhawatirkan untuk dilalui pengguna jembatan.

“Warga merasa takut dan takut kalau lewat jembatan,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group) Senin (20/03/2017).

Baca Juga  Headline Bogor | Gelar Halal Bi Halal, Ormas dan LSM Deklarasikan Jaga Persatuan Dan Kesatuan

Ia melanjutkan, fondasi utama di bagian ujung beton jembatan tergerus air sungai akibat banjir.

Hingga akhirnya nyaris ambruk ke sungai. Padahal, jembatan tersebut digunakan oleh anak-anak untuk berangkat sekolah dan mengaji.

“Saya takut roboh, soalnya besi-besi dan fondasinya sudah rusak dan kayu lantainya pun lapuk. Warga jadi takut lewat. Padahal jembatan itu satu-satunya akses untuk menghubungkan dua kampung,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaraksa Supirta mengatakan, penyebab  kerusakan jembatan gantung itu akibat kurangnya perawatan yang dilakukan  kontraktor dan dinas terkait.

“Sehingga air dari Sungai Cidurian menggerus beton fondasi jembatan,” ucapnya.

Baca Juga  Rudy Susmanto : Ramadhan Sebagai Momentum Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Ia menambahkan, banyak warga dari kedua kampung datang ke kantor desa dan mengeluhkan kondisi jembatan gantung itu.

“Saya berharap jembatan tersebut segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Mengingat akses jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga setempat untuk kepentingan ekonomi masyarakat,” pintanya.

Terpisah, Camat Cigudeg Acep Sajidin telah melaporkan kondisi jembatan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Bogor.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak melewati jembatan dengan membawa beban yang berat.

“Untuk sementara dibatasi dulu yang melintasi jembatan,” singkatnya.

 

 

 

 

(radar bogor/cr4/c/pojokjabar.com)

Foto : metropolitan.id