KABUPATEN BOGOR – Pengamat kebijakan publik dari Insan Cita Institute, Sandi Muhammad Ilham, mendesak Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, untuk bersikap transparan dan objektif dalam menangani kasus dugaan rekrutmen honorer ilegal di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda).

Menurut Sandi, Sekda tidak boleh menutup-nutupi jika memang telah terjadi pelanggaran prosedur dalam proses rekrutmen tersebut.

“Sekda harus buka-bukaan saja kalau hal ini kecolongan dan di luar aturan teknis. Yang memang rekrutmen pegawai honorer itu sudah tidak boleh sejak tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya dalam keterangannya, Ahad (11/5).

Baca Juga  PATOMAS : Isu Korupsi Gorengan Basi | Headline Bogor

Ia juga meminta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor dan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian untuk segera berkonsultasi dengan pimpinan.

“Harus segera berkonsultasi, agar tidak salah arah dan tidak salah tindak. Hal ini saya bisa pahami, kasus ini disuga adanya tekanan sang senior dalam kepegawaian negeri sipil, walau sudah tidak menjabat lagi,” tambah Sandi.