
KABUPATEN BOGOR – Tiga warga Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal. Salah satu korban mengalami penggumpalan darah di kepala dan hilang ingatan.
Ketua Karang Taruna Desa Sukaresmi, Apid Firdaus, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada 12 Februari 2023. Korban pengeroyokan adalah Nasul Zapar (23), Nugi Hidayat (21), dan Anggi Setiadi (20).
“Ketiganya dirawat di RS Ummi Bogor. Namun, hanya Nasul yang belum pulih karena mengalami hilang ingatan dan belum bisa kembali menjalankan aktivitasnya,” ujar Apid pada Ahad (2/6).
Menurut Apid, kejadian bermula saat warga Desa Sukaresmi sedang menunggu giliran untuk latihan sepak bola setelah warga Desa Sukaluyu selesai. Tiba-tiba, warga Sukaluyu menyerang dan memukuli tiga warga Sukaresmi tanpa alasan yang jelas.
“Saat Nasul dipukuli, Nugi dan Anggi mencoba melerai, tetapi malah ikut dipukuli,” tambah Apid. Keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tamansari dan melakukan visum.
Kuasa Hukum korban dari Kantor Hukum Sembilan Bintang, Rd. Anggi Triana Ismail, S.H., menyatakan bahwa laporan polisi telah dilimpahkan dari Polsek Tamansari ke Polres Bogor untuk penanganan lebih lanjut.
Laporan Polisi dengan Nomor: LP / B / 34 / II / 2023 /Sektor tertanggal 21 Februari 2023, terkait sangkaan pengeroyokan bersama-sama sesuai dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana penjara 5 tahun 6 bulan.
“Proses sudah masuk ke penyidikan, tinggal menetapkan tersangka. Perjalanan LP ini sudah lebih dari satu tahun, tetapi pihak penyidik belum menetapkan tersangka,” ungkap Anggi Triana Ismail.
Ia mendesak Polres Bogor agar segera menetapkan tersangka dan menegakkan hukum dengan profesional dan akuntabel. (*/DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !