Menurut Fahira, jika belajar dari pengalaman sebelumnya, tren lonjakan kasus positif hampir pasti terjadi setelah beberapa kali libur panjang salah satunya karena tingginya mobilitas. Tentunya lonjakan kasus ini harus dihindari agar program vaksinasi nasional bisa berjalan maksimal.

“Sehingga langkah kita menuju herd immunity atau kekebalan kelompok semakin cepat terjadi. saya harap pemerintah segera mendetailkan aturan larangan mudik Lebaran 2021 dan segera menyosialisasikan kepada masyarakat lewat komunikasi yang simpatik dan persuasif,” ucapnya.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil rapat tingkat menteri, Jumat (26/3/2021), Pemerintah secara resmi melarang mudik Lebaran 2021. Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Namun, sebelum dan sesudah waktu tersebut, dihimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu. (*)

Baca Juga  Headline Nasional | ACT Kirimkan 6 Truk Bantuan Logistik Ke 3 Titik Terdampak Parah Gempa Maluku