KABUPATEN BOGOR – Verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selama dua hari yang terhitung pada tanggal 29 sampai 30 Juni di SMPN 2 Dramaga berjalan dengan lancar sesuai dengan mengikuti protokoler kesehatan yakni setiap orang tua murid yang masuk ke lingkungan sekolah harus mengunakan masker, cuci tangan, serta Physical distancing. (29/6).

“Alhamdulillah untuk SMPN 2 Dramaga (PPDB) berjalan dengan lancar kami mengikuti aturan- aturan wabah Covid-19 sesuai juknis perintah pemerintah Dinas pendidikan kabuaten Bogor, terkait Zonasi, Afimasi yang di terapkan,” Jelas Rahmat Padillah S. Pd MM., Kepala Sekolah SMPN 2 Dramaga.

Rahmat Padillah S. Pd MM menerangkan, sosialisasi PPBD tahun 2020 lakukan secara online dan untuk pendaftaran bisa dibantu oleh para guru SD karena guna menghindari penumpukan orang tua murid yang mendaftar ke SMPN 2 Dramaga ini.

Baca Juga  Revitalisasi Pola Asuh Tradisional Wujudkan Generasi Emas Bangsa | Headline Bogor

“Hampir 700 siswa sehingga kami mengambil inisiatif untuk sosialisasi kami menyarankan dilakukan melalui guru SD dan hasil baru di verifikasi oleh pihak sekolah dan nanti dikembalikan lagi kepada guru SD masing-masing,” Ujarnya.

Rahmat menambahkan, untuk kendala yang ditemui, masih banyaknya orang tua yang tidak mengerti terkait dengan titik koordinat. “Dan apabila orang tua ada yang komplen ke pihak sekolah, kita luruskan disini pada saat verifikasi,” ujarnya.

Rahmat memberi contoh, ada dari Tegal Lonceng ke SMPN 2 Dramaga jaraknya kurang lebih 3 kilo disamakan titik koordinat 9 km, sehingga ia akan meluruskan saat pertemuan di sekolahnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Lima Program Jabar Bergerak Bisa Bersinergis Dengan Pancakarsa Kabupaten Bogor

“Rencana kita buat 11 Rumbel (Ruang Belajar) dan per Rumbel itu ada 36 siswa jadi totalnya 396 siswa, untuk hasilnya besok Selasa jam 2 baru keluar mana yang diterima dan tidak di terima, biasanya kalau di SMPN 2 Dramaga tahun kemarin jarang orang tua yang mengundurkan diri, ” Tambahnya.

“PPDB seperti ini sudah baik, dan saya lebih setuju sistemnya seperti SMA, jadi orang tua murid yang mau mendaftar tidak harus kesekolah, karena sedang adanya wabah virus covid-19 ini saat daftar ulang antisipasi Physical distancing kita buatkan 5 ruang daftar ulang tujuannya tidak ada penumpukan karena sudah di atur jadwalnya,” Pungkasnya.

(Agil)