CIBINONG – Hari terakhir Cabang Olahraga (Cabor) Judo Kabupaten Bogor, menambah dua medali emas dan menempati posisi kedua Pada Pekan Paralympic Daerah (Peparda) V Jawa Barat 2018 yang bertanding di Gelanggang Olahraga (GOR) Laga Satria, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Senin (12/11/2018).

Tambahan medali diraih di kelas-73, atas nama, Rafli dan Ahnab dan kelas 80, diraih oleh Soni dan Satrio. Hasil tersebut membawa tuan rumah harus puas posisi kedua dengan total 5 emas, 3 perak dan 2 perunggu.

Sementara, peringkat pertama dari Kota Bandung 5 emas, 4 perak dan 1 perunggu. Di posisi ketiga ada kontingen Kabupaten Bekasi meraih 3 perak dan 2 perunggu.

Baca Juga  Headline Bogor | Jelang Pilkades Serentak, Polres Bogor Gelar Pasukan Operasi Praja Lembur Tegar 2019

Menanggapi hal itu, pelatih judo Tedy menjelaskan, hasil yang didapat sudah maksimal, meskipun raihan medali hanya kalah perak saja dengan kontingen Kota Bandung yang meraih juara umum.

“Total kita dapat 5 emas, 3 perak dan 2 perunggu sekaligus melampaui target yang dicanangkan sebelumnya,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Peparda V, Bambang Widodo Tawekal menuturkan, hari terakhir pertandingan di Peparda, atlet tuan rumah menunjukan hasil yang luar biasa di semua cabor.

Baca Juga  Headline Bogor | Jelang Idul Fitri, PDAM Tirta Kahuripan Pastikan Layanan Air bersih Tetap Lancar

“Kita patut apresiasi usaha atlet NPCI (National Paralympic Committe Indonesia) yang bertanding di Peparda 2018 sekaligus mengunci juara umum,” tuturnya.

Pria yang menjabat Camat Cibinong tersebut mengungkapkan, pencapaian di setiap cabor mampu mendominasi kekuatan kontingen lain, seperti Kota Bandung dan Kabupaten Bekasi.

“Prestasi yang diraih mampu memperbaiki ketika di Peparda 2014 yang lalu, artinya peningkatan ditunjukan sangat signifikan,” pungkasnya.***