“Saat ini, Pesantren Islam Adshabul Kahfi memiliki sekitar seratus santri, dan program ini memberikan manfaat kepada santri yang masuk dalam kategori dhuafa,” ungkapnya.

Acara ini dihadiri oleh Tim BSI Maslahat, pengurus pesantren, tokoh masyarakat, konselor kesehatan reproduksi, konselor gizi, perwakilan konselor dari BNN, serta tim dokter umum dari BSI Maslahat.

Dan untuk di tahun 2023, Program Pesantren Sehat akan diadakan di tujuh pesantren di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, program ini telah dilaksanakan di 4 lokasi dan memberikan manfaat kepada 400 santri.

Baca Juga  Headline Nasional | Pastikan Stok Beras Aman, Erick Thohir Kunjungi Gudang Bulog

Ketua Yayasan Islam Ashabul Kahfi, Imron Rosyadi, menyampaikan bahwa selain menghafal Al-Qur’an, Pondok Pesantren juga bertujuan untuk mencetak entrepreneur muslim yang tangguh.

“Pondok pesantren menekankan nilai-nilai akhlak agar santri dapat diterima di tengah masyarakat,” katanya.

BSI Maslahat adalah mitra strategis dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam menghimpun dan menyalurkan dana ZISWAF, CSR, dan Dana Sosial dengan fokus pada indikator sustainability, sehingga program-programnya memiliki dampak yang luas.

Baca Juga  Cek 2 Triliun Palsu, Sahroni : Terima Kasih, Agar Tidak Jadi Narasi Merusak

Tahun ini, BSI Maslahat memiliki kampanye dan produk baru, seperti Give 20k dan goamal.org. Program kampanye Give 20k mencakup bidang ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, masjid, dan lainnya.

Sementara goamal.org adalah platform sedekah online untuk mengumpulkan dana zakat, infak, dan wakaf yang dikelola oleh BSI Maslahat. Dengan goamal.org, sahabat bisa berdonasi dengan mudah melalui scan Qris, dengan jumlah dan waktu yang fleksibel. (*/DR)