KABUPATEN BOGOR – Nila Sari, warga Desa Situ Udik yang mengalami gizi buruk kini tengah ditangani oleh Puskesmas Cibungbulang dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Obat – obatan. Perkembangan kesehatannya pun kini terus dipantau

“Setiap minggu puskesmas akan memantau perkembangan kesehatan Pasien tersebut,” Kata Yudi Nurjaman Camat Cibungbulang kepada wartawan melalui chat WhatsApp. (5/7)

Yudi mengatakan, pihak Pemdes Situ Udik dimana yang bersangkutan tinggal kini tengah diajukan Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa (BLT DD) tahap III dan bantuan beras dari Bupati Bogor.

“Saat ini kita akan menghidupkan kembali BPJS nya yang sudah mati selama dua tahun agar nanti apabila BPJS nya hidup lagi kita akan rujuk pasien tersebut ke Rumah Sakit,” kata Yudi.

Baca Juga  Headline Bogor | Ruhiyat Berharap Dengan LDK, Pemuda Mampu Berperan Aktif di Lingkungan Desa

“Informasi di lapangan terkini bahwa yang bersangkutan dua bulan terakhir yang bersangkutan sering ke posyandu dan mendapatkan bantuan PMT, obat-obatan termasuk dapat bantuan BLT-DD. Untuk Bansos Bupati Bogor sejak pandemi pendistribusian PMT dan obat-obatan dengan cara door to door ke warga, dikarenakan Posyandu tutup,” Ujar Yudi.Ade Solehudin, Kades PJS Desa Situ Udik ditempat berbeda menjelaskan, yang bersangkutan mempunyai penyakit epilepsi dan gangguan telinga dan suara sejak lahir.

“Dua bulan terakhir susah makan sehingga berat tubuhnya menurun, jadi kurus dan dianggap gizi buruk dan BPJS nya sudah di aktifkan kembali oleh Dinas kesehatan Kabupaten Bogor sehingga yang bersangkutan hari ini (6/7) di rawat di RSUD Leuwiliang,” Jelasnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Kades Tegal Waru Minta Pengurus Wilayah Aktif Sosialisasikan Data Bansos

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor berharap peristiwa ini sebagai bahan evaluasi, bahwa potret kemiskinan dari sisi kesehatan maupun sisi bantuan sosial bagi masyarakat miskin hari ini menyisakan persoalan.

“Khusus Dinas sosial yang harus serius jangan sampai hari ini saya melihat sering kali beberapa tahun ke belakang belum teriak kalau belum ada temuan hal-hal seperti ini, dan menjadi bahan evaluasi,” tegasnya.

“Sebenarnya Pemkab serius ga sih menangani terkait masyarakat miskin dengan kejadian ini saya mengajak bersama teman-teman DPRD, saat ada kejadian seperti ini kita turun dan kita pertegas kembali agar Pemkab serius menyelesaikan persoalan kemiskinan,” Pungkasnya.

(Agil)