JAKARTA – Pada Selasa (12-02-2019) lalu, duta besar dari 13 negara Eropa menjajal kereta MRT Jakarta dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia menuju Stasiun Lebak Bulus dan kembali ke Stasiun Bundaran Hotel Indonesia. Rombongan dipimpin oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Mr Vincent GUEREND. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis PT MRT Jakarta, Ghamal Peris, dan Sekretaris PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin.
Rombongan tiba di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia sekitar pukul 16.40 WIB dan langsung menuju ke area peron yang berada sekitar 18 meter di bawah permukaan tanah. Sembari menunggu kereta yang akan berangkat pukul 17.13 WIB, Muhamad Kamaluddin menjelaskan profil dan perkembangan terbaru dari pembangunan fase I dan persiapan menjelang operasi komersial pada Maret 2019 mendatang. Para duta besar terlihat tekun mendengarkan paparan yang disampaikan dan sesekali melontarkan pertanyaan.
Dalam perjalanan menuju Stasiun Lebak Bulus, Vincend GUEREND mengungkapkan kesannya dari dalam kereta. “Hari ini saya datang bersama kolega-kolega saya, yaitu duta besar dari negara-negara Eropa untuk Indonesia. Kami ingin menjajal kereta untuk menunjukkan dukungan kami terhadap proyek yang baik ini. Sangat penting bagi kota besar seperti Jakarta untuk mempunyai sistem transportasi massal yang modern seperti MRT Jakarta. Saya dan keluarga saya sendiri nantinya akan senang untuk menggunakan kereta MRT Jakarta dalam keseharian kami atau setidaknya di akhir pekan,” ujar ia dengan tersenyum. “Penting juga bagi masyarakat untuk memiliki akses terhadap transportasi umum yang modern dan bersih. Sekali lagi kehadiran kami untuk mendukung penggunaan transportasi publik yang modern ini karena kami merasa sebisa mungkin untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan berpindah ke transportasi umum massal,” lanjut pria murah senyum ini. Ia juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap rencana operasi komerasial MRT Jakarta pada Maret 2019 mendatang. “Selamat dan sukses untuk Jakarta!” ujar ia.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, menyampaikan tujuan kunjungan perwakilan negara-negara sahabat kali ini. “Selama fase uji coba, MRT Jakata mengundang sejumlah komunitas untuk ikut menjajal kereta, termasuk dari Uni Eropa karena kami ingin menunjukkan bahwa MRT Jakarta mampu menyajikan standar kelas dunia yang memberikan layanan terbaik bagi semua warga masyarakat, termasuk warga asing dan turis agar mereka tertarik menggunakan transportasi umum seperti MRT Jakarta ketika mereka berkunjung ke Indonesia,” jelas pria yang akrab disapa Kamal ini. “Jadi ini penting sekali dari mereka (rombongan Uni Eropa) untuk sosialisasi ke masyarakatnya masing-masing agar ketika ke Jakarta tidak perlu lagi terlalu sering menggunakan kendaraan pribadi, namun menjadi pengguna MRT Jakarta dan transportasi publik lain yang telah disediakan oleh pemerintah untuk mengatasi kemacetan di ibu kota,” lanjut Kamal. (*)