Cibinong (Headlinebogor.com) – Kabupaten Bogor telah menggelontorkan anggaran pendidikan dalam APBD 2016 sebesar Rp 2,76 triliun. Angka itu diklaim sebagai yang terbesar diantara kota/kabupaten lainnya se-Jawa Barat.

Namun, Angka Partisipasi Kasar (APK) siswa di setiap jenjang pendidikan belum ada yang mencapai 100%. APK Pendidikan Dasar (Dikdas) pada 2016 baru mencapai 89,46% dan Pendidikan Menengah (Dikmen) 59,61% dari jumlah anak kurang lebih 500 ribu jiwa.

Baca Juga  Bibin Rubini Kembali Terpilih Menjadi Rektor Unpak

“Masih ada 9,9% anak usia SD/MI dan 12,08% anak usia SMP/MTs tidak bersekolah,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, Selasa (14/3).

Sementara itu, di jenjang pendidikan menengah, APK masih di angka 60%. “Ya artinya masih ada 40% anak usia SMA tidak sekolah kata Syarifah.

Baca Juga  Seminar Internasional ; FKIP Universitas Pakuan One Day Seminar On Research and Education Empowering Educators through Innovation and Research

Sekedar informasi, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, pada 2015 mencapai 5,5 juta dan 64% diantara berusia produktif 15-65 tahun.

“Makanya, untuk tahun 2018 nanti, Pemkab Bogor fokus pada kesejahteraan sosial. Salah satu kuncinya ya lewat sektor pendidikan,” tukas Ifah. (Cex)

 

 

 

Sumber : Bogoronline.com