KOTA BOGOR — Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terus dilakukan dari tingkat kewilayahan. Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menggelar aksi gotong royong bertajuk “Korve Asri” dengan membersihkan lingkungan dan aliran Kali Cibalok di kawasan Haurjaya, Kamis (20/8).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk respons terhadap arahan Wali Kota Bogor mengenai penataan kawasan sungai sekaligus peningkatan kualitas lingkungan hidup.
Lurah Kebon Pedes, Lulut Wiyono mengatakan kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun secara berkelanjutan mulai dari tingkat paling bawah. Menurutnya, “Korve Asri” merupakan bentuk nyata pelaksanaan arahan pemerintah daerah di tengah masyarakat.
“Kami menyambut hangat dan siap menjalankan seluruh arahan Bapak Wali Kota Bogor terkait kelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan aliran Kali Cibalok. Kecintaan pada lingkungan harus dimulai dari wilayah kita sendiri. Jika sungai bersih, masyarakat juga yang merasakan dampaknya,” ujar Lulut di sela-sela aksi, Kamis (20/8).
Gerakan tersebut turut mendapat dukungan dari kalangan pemuda dan aktivis lingkungan. Ketua Himpunan Petani Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Kota Bogor, Sion Toni Samosir ikut terjun langsung dalam kegiatan pembersihan Kali Cibalok.
Sion mengapresiasi langkah Kelurahan Kebon Pedes yang dinilai berhasil menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Ia menilai kerja sama antara pemerintah wilayah dan organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem perkotaan.
“Inisiatif dari tingkat kelurahan seperti ini patut diacungi jempol. Gerakan membersihkan Kali Cibalok bukan cuma soal mengangkat sampah, tapi juga membangkitkan kembali budaya gotong royong. HPPMI Kota Bogor siap terus mengawal dan mendukung aksi-aksi hijau yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Sion Toni samosir.
Melalui kegiatan Korve Asri, sejumlah sampah organik dan nonorganik yang menumpuk di sepanjang aliran Kali Cibalok wilayah Haurjaya berhasil dibersihkan.
Kelurahan Kebon Pedes berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai aksi sesaat, tetapi mampu mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan secara mandiri, termasuk tidak membuang sampah ke sungai.
Dengan demikian, budaya hidup bersih dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat. (DR)