Lukman salah satu mahasiswa AKA yang terlibat dari peduli bencana mengatakan “Masalah yang kini dialami warga sekitar terutama obat-obatan, minimnya tenaga kesehatan dan juga tempat puskesmas yang jaraknya jauh dari pemukiman membuat warga kesulitan untuk mendapatkan obat-obatan. Harapannya Mahasiswa bersatu dan bergerak bersama dengan elemen-elemen masyarakat maupun pemerintah setempat untuk segera memberikan bantuan yang maksimal. Dengan itu kita tidak hanya mengharapkan dari sumber pemerintahan saja yang membutuhkan waktu untuk mencairkan bantuan tersebut.”

Baca Juga  Headline Bogor | Hadiri Grand Opening Hotel Bayak, Ade Yasin : Pemkab Bogor Dorong Industri Pariwisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

Harapan Fata selaku alumni kampus AKA & Aktivis Bogor raya “Semoga bencana ini segera teratasi dan warga pun bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Dengan adanya bencana ini, kita semua seharusnya bisa introspeksi diri dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, maupun kegiatan manusia yang merusak alam itu sendiri. Ibroh yang bisa di ambil dengan adanya bencana ini kita selaku anak bangsa melakukan gotong royong tanpa melihat bendera apapun sehingga nilai persatuan pun bisa kita aplikasikan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa mencatat niat ibadah kita semua,” harapnya. (*)

Baca Juga  Ancam Sebar Foto Bugil Kepala Desa, OKNUM WARTAWAN di Tangkap Polisi