
“Vaksinasi di Jakarta kalau dilihat berbasis target, kita sudah lebih awal dan tinggi dari target, baik dari jumlah dan waktu. Jadi, kita harap vaksinasi Jakarta terus jalan dengan cepat, sehingga bisa tuntas lebih awal,” tambah Gubernur Anies.
Sementara itu, Gubernur Anies juga memastikan bahwa bantuan sosial untuk warga yang terdampak PPKM Darurat sudah dipersiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Dalam hal ini, DKI Jakarta menyiapkan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang sudah dianggarkan dengan total Rp 645 Miliar, serta rinciannya sebesar Rp 1.837.833 untuk setiap KK.
“Jadi, sejuta rupiah berasal dari APBD DKI, dan 837 ribu dari bantuan Kemensos. Khusus bantuan dari DKI akan mulai ditransferkan besok melalui rekening-rekening penerima. Lalu, bantuan lainnya akan disalurkan melalui Polda dan Kodam Jaya. Sehingga, Forkopimda DKI Jakarta kompak menggunakan data yang sama,” ungkap Gubernur Anies.
“Untuk bansos, rujukannya sama dengan vaksin, sehingga targetnya tidak beririsan. Kita pastikan berjalan dangan baik, termasuk pembagian beras, mulai besok Insya Allah dijalankan,” imbuhnya.
Perlu diketahui, rapat evaluasi PPKM Darurat ini dihadiri oleh Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, Kajati DKI Jakarta, Asri Agung, dan Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali beserta jajarannya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !