
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Pemprov DKI meraih dua penghargaan dalam ajang ini, yakni Kategori Pemerintah Provinsi Terpopuler di Media Digital 2020 dan Pemenang Anugerah Humas Indonesia Kategori Gubernur Terpopuler di Media Digital 2020.
Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020 adalah kompetisi kinerja humas pemerintah di Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, Anak BUMN dan BUMD se- Indonesia. Dan sebagai barometer pencapaian tertinggi kinerja Departemen/Biro/Bagian Humas/Dinas Kominfo.
Keseluruhan penghargaan berbasis penilaian jumlah eksposur positif tertinggi di media online. Khusus kategori ini, Humas Indoensia bekerja sama dengan Kazee Digital Indonesia melakukan monitoring pemberitaan ratusan Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/BUMN/BUMD di 6.831 media online lokal, 904 media online nasional, dan 2.218 media online internasional, serta media sosial sepanjang semester 1 Januari–30 September 2020.
“Pandemi Covid-19 memang penuh tantangan, tapi juga membuka peluang, terutama bagaimana kita bisa berinteraksi melalui media digital,” tulis Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Menurutnya, Semua kegiatan saat ini bisa dilakukan secara virtual, dengan memanfaatkan teknologinya sekarang. Ia ingin memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan peluang berkembang di era interaksi digital. Atas penghargaan tersebut Anies mengungkapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Humas Indonesia kepada jajarannya.
“Terima kasih atas apresiasi Humas Indonesia, ini adalah hasil kerja keras jajaran Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta. Selamat atas pencapaiannya, semoga terus memberi manfaat bagi warga Jakarta,” katanya.
Bukan hanya itu, Anies pun memamerkan penghargaan yang didapat RSUD Tarakan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.
“Alhamdulillah, satu lagi kabar membanggakan dari RSUD Tarakan milik Pemprov DKI Jakarta, salah satu inovasinya: Bunga Tanjung berhasil mencapai Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tingkat Nasional dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI,” katanya dalam akun instagram anies.baswedan.
Menurutnya, sejak tahun 2018 RSUD Tarakan berinisiatif membuat inovasi Bunga Tanjung yaitu layanan kesehatan bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang komprehensif.
Dengan melibatkan seluruh tenaga medis dan penunjang medis yang ada di RSUD Tarakan serta terintegrasi dengan Kepolisian dan unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) sehingga pemulihan korban tertangani secara profesional dan berkesinambungan.
“Dalam pengembangannya layanan inovasi Bunga Tanjung juga diperluas dengan integrasi ke call center Jakarta Siaga 112 sebagai layanan aduan warga serta UPT Ambulans Gawat Darurat (AGD) untuk layanan penjemputan korban,” katanya.
Ia berharap ke depan layanan Bunga Tanjung tersebut menjadi pemantik bukan hanya bagi rumah sakit milik DKI Jakarta tetapi juga untuk seluruh elemen masyarakat untuk ikut turun tangan dalam melindungi perempuan dan anak di Jakarta. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !