
KOTA BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung ke Pasar Sukasari, Kota Bogor, untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras, Senin (28/7/).
“Kita menindaklanjuti kemarin dari tim Mabes Polri terkait dengan tim ketahanan pangan dan memastikan bahwa pasokan beras ke Kota Bogor lancar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Dedie saat peninjauan.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga beras di tengah kondisi ekonomi yang masih dalam proses pemulihan.
“Yang kedua, kita juga ingin harga stabil, karena bagaimanapun situasi ekonomi kita ini belum terlalu membaik. Yang penting daya beli masyarakat tetap terjaga, ada beras, dan tidak terjadi gejolak,” lanjutnya.
Selain itu, Dedie juga menyoroti isu beras oplosan yang sempat mencuat secara nasional. Ia memastikan hal tersebut tidak terjadi di Bogor.
“Yang ketiga memastikan bahwa tidak ada beras oplosan yang kemarin sempat heboh di tingkat nasional,” ujarnya.
Menurutnya, Bulog, tim ketahanan pangan, serta Polresta Bogor Kota telah bergerak cepat mengantisipasi kemungkinan beredarnya beras oplosan di pasaran.
“Alhamdulillah di Bogor sudah diantisipasi oleh Bulog dan tim ketahanan pangan, termasuk juga oleh Polresta Bogor Kota. Dan kita lihat sendiri memang ketersediaan pangan cukup tersedia dengan baik dan cukup. Daya beli masyarakat juga masih ada dengan baik. Dan yang ketiga, beras oplosan di sini tidak ada,” tegas Dedie.
Namun, Dedie tetap mengingatkan agar jika ditemukan beras oplosan, maka harganya harus disesuaikan.
“Kalaupun ada, saya minta harganya diturunkan saja, karena sudah dioplos. Jadi kita minta kalaupun ada, dijual dengan harga yang murah,” imbuhnya.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !