KOTA BOGOR – Peristiwa pengeroyokan di hingga tewas seorang pelajar Sekolah swasta di Kota Bogor yang berinisial F yang terjadi pada minggu dini hari di jalan Ahmad Yani bukanlah pembegalan melainkan aksi tawuran yang diduga dua kelompok suporter bola.

Hal tersebut didapat diungkapkan Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto setelah berkoordinasi dengan Kepolisian Kota Bogor, Dan peristiwa tersebut bukanlah pembegalan ataupun perampokan akan tetapi tawuran dua suporter bola yang usai menonton bola bersama.

“Kejadian tersebut bukanlah pembegalan, akan tetapi perkelahian dan pertemuan dua kelompok, apakah dua kelompok yang terlibat perkelahian tersebut sesama pelajar atau bukan dan pihak kepolisian masih dalam penyelidikan, kejadiannya tersebut spontan, dua kelompok tersebut bertemu di jalan dan ada kontak fisik di situ,” Ujar Bima Arya

Baca Juga  Hasil Survei Ru'yat-Zaenul Unggul | Headline Bogor

Bima menambahkan, kedepan jajaran Pemerintah Kota Bogor bersama dengan Kepolisian Kota Bogor akan lebih menyikapi perbuatan ini dengan serius dengan meningkatkan patroli malam.

“Pak Kapolres beserta jajaran tengah instens melakukan investigasi dan penyelidikan bahkan belum tidur sejak kemarin,” tambah Bima Arya

Atas peristiwa tersebut Bima Arya dengan jajaran Pemerintah Kota Bogor bersama dengan Kepolisian akan mengimbau kepada warga untuk menjaga anak – anaknya untuk tidak berkumpul dan nongrong di tempat umum diatas jam 11, jika masih berkumpul di atas jam 11 malam maka akan dibubarkan.

Baca Juga  Tingginya Animo Masyarakat Kota Bogor Untuk Menjadi Anggota Polri | Headline Bogor

Deroy