
KABUPATEN BOGOR – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kembali menggelar acara Bedah Musik Kebangsaan. Gelaran ini merupakan gelaran keempat, yang dilaksanakan di Kampus IPB University, Dramaga, Selasa (12/10)
Dalam sambutannya, Sekretaris IPB University, Aceng Hidayat yang mewakili Rektor IPB University, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, melalui musik yang di modifikasi dengan lagu kebangsaan maupun daerah ini akan sangat efektif untuk mengenalkan kembali nilai-nilai Pancasila kepada kaum muda dan mahasiswa khususnya.
“Diketahui juga untuk para hadirin yang hadir dalam acara ini, kalau IPB University ini adalah universitas yang Pancasilais yang diterapkan kepada setiap mahasiswa kami disini,” kata Aceng Hidayat.
Ia berharap, dengan gelaran Bedah Musik Kebangsaan ini, bisa memberikan manfaat yang sangat luar biasa, lebih baik dan menginternalisasi bagi generasi muda milenial. Sehingga nilai budaya Indonesia ini dapat dilestarikan dan kita wujudkan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Umum BPIP, Karjono menuturkan, kegiatan yang digagas oleh BPIP ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Jokowi guna mengenalkan nilai-nilai ideologi pancasila kepada kaum pemuda milenial masa kini melalui 4 cara. Diantaranya, musik yang kini tengah dilaksanakan, kuliner, olahraga dan menyentuh melalui film.
“Dan itu, arahan atau sentuhan dari bapak Presiden supaya generasi milenial nya itu bisa sangat luar biasa mengenal ideologi dan nilai-nilai Pancasila,” ungkapnya.
Dirinya juga mengajak, kepada mahasiswa IPB maupun kaum muda milenial yang hadir dalam acara ini, mari sama-sama memperkenalkan nilai-nilai ideologi pancasila dan dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari nanti.
Menurutnya, ada 4 hal untuk mengenal nilai ideologi Pancasila ini, dan diantaranya selalu ingat Pancasila karena Pancasila ini merupakan perjanjian bangsa kepada rakyatnya, kedua ada bhineka tunggal Ika yang arti lainnya meski berbagai warna masyarakat Indonesia tetap satu, yakni NKRI dan Undang-Undang Dasar (UUD) negara republik Indonesia tahun 1945.
“Hal ini yang harus kita sama-sama selalu pegang teguh ideologi Pancasila sebagai landasan dasar negara Republik Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan, kegiatan Bedah Musik Kebangsaan ini bukan lah perhelatan anggota Komisi II DPR RI, melainkan merupakan acara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang didukung oleh semua pihak termasuk anggota Komisi II DPR RI di Senayan.
“Jadi giat ini, merupakan ajang mempersatukan kedua gagasan antara BPIP yang diperintahkan presiden bagaimana caranya untuk mensosialisasikan Pancasila terutama untuk kalangan muda melalui 4 media sosialisasinya, film, olahraga, kuliner dan musik,” ujarnya.
Menurut dia, apabila seluruh lapisan masyarakat Indonesia apabila kembali mencintai negeri ini, serta mengenal Indonesia itu apa termasuk mengenal Pancasila sebagai ibu negara ini, ada UUD 1945 sebagai konstitusinya, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan yang mengikat kebersamaan seluruh lapisan masyarakatnya, dan NKRI yang sudah disepakati sebagai bentuk negara bagi masyarakat Indonesia itu sendiri.
Untuk itu, sambungnya, diharapkan melalui musik sebagai satu cara untuk mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan negara ini, dan musik bisa menjadi sebagai bahasa universal untuk memperkenalkan kembali tentang Indonesia dan bisa lebih meningkatkan rasa cinta kepada Indonesia.
Pihaknya juga mengapreasiasi, kepada BPIP yang sudah menyelenggarakan beda musik kebangsaan untuk ke empat kalinya saat ini, yang mana acara awalnya dimulai di Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran (UNPAD), ketiga Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Serang, Banten, dan ke empat diselenggarakan di IPB University.
“Kedepannya, insya Allah kegiatan ini akan terus bergulir di kampus-kampus lainnya yang berada di 34 Provinsi di Indonesia. Mungkin juga kita akan lakukan di sekolah-sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun d pondok-pondok pesantren dan seterusnya,” ucapnya.
“Intinya dalam kegiatan Beda Musik Kebangsaan ini, kita ingin menyampaikan visi misi yang penting tadi berupa mengenal nilai-nilai ideologi pancasila,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Sekum BPIP, Karjono, Sekretaris IPB University, Aceng Hidayat, Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Kepala Departemen Arsitektur Lanskap/Pembina UKM Agria Suara IPB University, Dr. Akhmad Arifin Hadi, Conrad GV, Agus Hafi X Factor, Slag Band, dan acara ini didukung oleh Sinergy For Indonesia, Zilenial, Perhumas, IPB Bogor University, nyanyian rumah Indonesia, BEMKMIPB, dan Indonesia Care serta media partner. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !