KOTA BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, kehadiran koperasi di tengah pandemi menjadi angin segar dan soluai pertumbuhhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.
“Koperasi bisa menjadi angin segar dan solusi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, serta solusi dari pada ibu-ibu pinjam – meminjam kepada rentenir. Solusi yang aman, lebih baik, ada kebersamaan dan gotong royong,” ujar Bupati Ade Yasin, saat menghadiri silaturahmi pengurus Koperasi Karya Mandiri di Kantor KSU Karya Mandiri, Kemang, Ahad (4/4).
Bupati Ade menambahkan, koperasi harus terus dikembangkan dan akan terus mendorong dengan memberikan kemudahan dalam perizinan dengan tetap memenuhi syarat dan kelayakan untuk didirikan.
“Koperasi adalah praktik paling nyata demokrasi dapat bekerja dalam ruang hidup keseharian. Koperasi juga terbukti dalam setiap krisis ekonomi yang terjadi di negara-negara yang kuat justru mampu berfungsi sebagai rompi pengaman masyarakat ketika korporasi swasta kapitalis tumbang,” tambah Bupati Ade Yasin.
Selanjutnya Ketua KSU Karya Mandiri Atty Somaddikarya memaparkan, keberadaan Koperasi KSU Karya Mandiri ini memang sudah sukses di wilayah Kota Bogor tetapi ada sedikit kesulitan di Kabupaten Bogor karena budaya menabungnya belum bisa menjadi gerakan masyarakat yang bisa melawan pinjaman rentenir.
“Saya sangat peduli di Kabupaten Bogor banyak sekali kaum perempuan yang memang terlibat hutang secara instan, maka kami terus berupaya untuk membantu, saat ini baru ada 7 ribu anggota, tahun 2024 di Kabupaten Bogor mudah-mudahan bisa mencapai 15 ribu anggota,” paparnya.
Atty menjelaskan, yang hadir pada silaturahmi ini adalah para pengurus, satu pengurus itu basisnya adalah RT/RW. Satu RW ini bisa memiliki anggota 100 – 250 orang. Sehinggga setiap hari bekerja dari pintu ke pintu untuk menggerakan budaya menabung walau hanya seribu rupiah.
“Jika gerakan ini terus bertumbuh dan dilakukan secara door to door, Insyaallah kebiasaan pinjam ke rentenir akan bergeser, jarena mereka beralih memilih budaya menabung. Alhamdulillah, 27 tahun kami berdiri, tidak ada satupun anggota kami yang dirugikan oleh koperasi,” kata Atty. (*)