Untuk Kabupaten Bogor, Bupati menuturkan, vaksinasi belum mencapai 70%, berbeda dengan Jakarta sudah 70% sehingga ada aturan untuk masuk mall dengan kartu vaksin itu cukup kuat, kalau Kabupaten Bogor belum diarahkan untuk buka mall, karena vaksin belum semua.

“Kita ikuti saja ketentuan pemerintah untuk menahan dulu, saat ini sudah sekitar 900 ribuan yang vaksin, target kita kan 1,2 sampai akhir agustus, lalu nanti pemerintah juga akan terus memberikan vaksin rencana empat juta dosis yang akan disampaikan ke Kabupaten Bogor secara bertahap.

“Sehingga di akhir 2021, Desember sudah 70% yang akan kita vaksin.target kita yang sehari kita laksanakan di kecamatan 2.000 per hari per kecamatan ini kalau ingin percepatan saya juga butuh kerja sama semua pihak jadi kita naikkan 4.800 per kecamatan per hari,” paparnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Demi Terhindar Pandemi Corona, Peresmian Jembatan di Ciampea Ditunda

Lanjut Ade Yasin, dirinya berencana akan melakukan vaksinasi keliling kepada masyarakat Lanjut Usia (Lansia) untuk menjangkau para lansia terutama di daerah yang sulit terjangkau oleh vaksinasi massal. Kemudian juga vaksinasi keliling ke pondok pesantren.

“Kita jemput mereka khususnya masyarakat yang punya keterbatasan untuk menjangkau vaksinasi massal seperti ini. Misalnya terlalu jauh ke puskesmas, sehingga kita jemput, kalau di jemput ada pendamping dan ada tenaga tenaga yang memang kita siapkan yang termasuk fabel,” tegas Ade Yasin.

Baca Juga  KPAI Investigasi Duel ala Gladiator di Rumpin-Bogor Hari Ini, Ada Kejanggalan Apa?

Katanya, dirinya juga sudah meminta kepada pemerintah pusat untuk droping vaksin sebanyak mungkin. Ia juga sudah berkoordinasi dengan ikatan dokter, ikatan bidan perawat dan semua stakeholder Kesehatan, karena Kabupaten butuh tenaga vaksinator yang banyak.