KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Bogor yang melakukan mudik untuk jujur, dan melakukan Swab test, Rapid Antigen serta isolasi mandiri selama 3-5 hari sebelum masuk kantor.

Itu harus dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster baru di kantor/dinas yang dapat menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor. Itu dikatakan Bupati Bogor saat memimpin kegiatan Rapat Koordinasi secara virtual dengan Para Kepala PD dan Camat Se-Kabupaten Bogor, di Ruang Rapat 1 Setda, Senin (17/5).

Rakor dihadiri juga Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, para Asisten dan pejabat fungsional lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Headline Bogor | Karang Taruna Kecamatan Pamijahan Gelar Ngabuburit Dan Santunan Anak Yatim

“Satu hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya klaster baru di dinas saya minta kejujuran ASN yang kemarin mudik dan lolos dari pantauan mudik sebaiknya jujur. Sebelum masuk kantor supaya melindungi rekan yang lain, agar melakukan rapid antigen atau swab terlebih dahulu,” ujar Bupati Ade Yasin.

“Kita tidak ada yang tahu siapa yang mudik, jangan membohongi diri sendiri, harus jujur kalau merasa mudik periksa dulu minimal ke Puskesmas terdekat kalau dirasa aman, silahkan untuk kembali bekerja setelah melakukan isolasi mandiri maksimal 5 hari,” tegas Bupati Bogor.