KABUPATEN BOGOR – Menyusul adanya salah satu Mahasiswa IPB yang terpapar Virus Corona (Covid-19). Pemeritah Kecamatan Dramaga bekerjasama dengan Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi, para Kepala Puskesmas dan Muspika mensosialisasikan tentang Covid-19 atau virus Corona. Kegiatan itu dilakukan di Aula Kantor Kecamatan Dramaga yang dihadiri para kepala Desa se- Kecamatan Dramaga, kader, TKSK dan IPSM.

“Hal ini dilaksanakan agar para peserta sosialisasi tadi, juga bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa Virus Corona itu tidak harus dihindari tapi dilawan,” ungkap Camat Ivan Pramudia, kepada wartawan, kemarin.

Ivan menuturkan, bahwa virus ini tidak akan menyebar serta merta ke masyarakat kalau memang pola hidup masyarakat sehat, sehingga penyebarannya juga tidak terlalu banyak.

Baca Juga  Headline Bogor | Kabupaten Bogor Terima 7.730 Dosis Vaksin Covid-19

“Tadi juga disampaikan, bagaimana inkubasi virus tersebut misalnya kalau di logam kemudian di kertas, berapa lama penyebarannya, sehingga tidak harus takut juga kalau memang kita berpola hidup sehat dengan baik,” ujarnya.

Untuk pencegahan, setelah turun intruksi Bupati, Kecamatan Dramaga menyiapkan handsanitizer didepan kantor Kecamatan. Hand Sanitizer tersebut bisa digunakan masyarakat yang akan mengurus administrasi pelayanan ke Kecamatan.”Kami juga menyampaikan kepada Desa untuk sementara waktu, kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan masyarakat, untuk sementara ditunda dulu, sampai tanggal 28 Maret 2020, dan kami masih menunggu intruksi lanjutan, apakah waktu ini diperpanjang atau tidak, karena di tingkat Pusat sendiri ternyata itu ditetapkan sampai dengan tanggal 29 Mei,” tambah Ivan.

Baca Juga  Headline Bogor | Ikatan Remaja Masjid Nurul Ikhlas Berikan Bantuan dan Throuma Healing Bagi Anak Korban Bencana

Seperti yang disampaikan Dokter dari RS KBP, sebenarnya virus korona ini belum ada belum ada obatnya pencegahannya saja yang bisa kita lakukan salah satunya kita memakai masker dan pola hidup sehat serta mengkonsumsi rempah- rempah dan vitamin untuk pencegahan daya tahan tubuh.

Untuk mengontrol bila mana ada warga yang alami gejala Covid-19 Ivan mengatakan telah membuat WA Grup beranama Sisca (Sistem Pencegahan Corona).

“Hal itu dilakukan agar kami bisa selalu berkomunikasi untuk memantau pencegahan Covid-19,” tutupnya.

(Agil)