KOTA BOGOR – Komite Mahasiswa Peduli Pendidikan (KMPP) Kota Bogor mendatangi SDN Bondongan pasca kunjungan dinas Pendidikan atas KMPP pada Senin, 31 Desember 2020 yang beralamat di Jl. Pahlawan No.7, RT.01/RW.07, Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa mahasiswa IBI Kesatuan, Universitas Pakuan,Wali Murid, Kepala Sekolah, dan jajaran Internal SDN Bondongan.
Dalam pertemuan tersebut, KMPP menanyakan poin-poin yang telah dievaluasi oleh Dinas Pendidikan Kota Bogor yang salah satunya adanya komite sekolah mengkoordinir uang kas sebesar 24.000.
“Dan diketahui kas tersebut diperuntukan untuk kebersihan, pramuka, dan komputer, dan kami mempertanyakan keefektifan bagi wali murid saat melemahnya ekonomi ditengah pandemi Covid-19 dan resesi,” Tegas M. Aditiya Abdurahman, BEM KM Kesatuan.
Plt Kepala Sekolah SDN Bondongan, Slamet yang baru menjabat 10 hari menjadi Plt tidak mengetahui adanya pengkoordiniran kas tersebut
“Saya baru menjabat kurang lebih 10 Hari sebagai Kepala Sekolah Plt setelah menggantikan Kepala Sekolah yang lalu jadi kurang mengetahui hal tersebut,” ucapnya.
Adittyo Nugroho, BEM KBM Universitas Pakuan melihat adanya kejanggalan yang dimana Kepala Sekolah sebagai struktural tertinggi di SDN Bondongan tidak mengetahui hal tersebut.
Menurutnya, sebagai Kepala Sekolah saat pertama dilantik harus memahami dan mengetahui berbagai problematika utama di Sekolahnya, apalagi saat ini keadaan kegiatan belajar mengajar secara online. Dan itu harus betul-betul dikawal oleh Pimpinan Sekolah baik dari kesejahteraan guru, staff sekolah, ataupun murid dan wali murid.
“Kami pun menjaga agar permasalahan seperti ini menjadi evaluasi SDN Bondongan ditengah Pandemi dan menerapkan prinsip-prinsip fleksibelitas yang dimana metode pembelajaran lebih menekankan kreatifitas,” tutur Aisyah, KMPP
Ada beberapa hal yang akan dikawal oleh KMPP guna memastikan efisiensi dan kesejahteraan warga sekolah dalam Surat Keputusan Bersama antara KMPP dan Kepala Sekolah yang berisi :
1. Kepala Sekolah menjamin penuh kesejahteraan warga sekolah selama proses kegiatan belajar mengajar dan segala aktivitas sekolah;
2. Kepala Sekolah melakukan pengevaluasian sistematis pembelajaran dalam waktu dekat dengan adanya permasalahan dalam metode pembelajaran ditengah pandemi Covid-19;
3. Kepala Sekolah segera menyelaraskan kurikulum SDN Bondongan dengan keefisienan lapangan selama kegiatan belajar mengajar dan segala aktivitas sekolah di SDN Bondongan;
4. Kepala Sekolah mengkoordinasikan kepada seluruh jajaran internal agar kasus seperti ini tidak terulang kembali dalam waktu yang secepat-secepatnya.
Aisyah menambahkan, KMPP kedepan akan selalu mengawal dan berkontribusi penuh atas pendidikan di Kota ataupun Kabupaten Bogor
“Dan dalam waktu dekat kami akan menyambangi Rumah Korban dan kami harap Dinas Pendidikan Kota Bogor dapat membersamai kegiatan tersebut,” pungkasnya. (*)