SUBANG – Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Barat akan melaporkan kasus temuan bersa plastik di Purwakarta ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta mendapat dukungan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi

“Saya senang kasus ini ditangani Kejaksaan, agar terbukti siapa oknum yang bermain-main mensuplai beras pada masyarakat yang di dalamnya ada biji plastic. Ini kan memberi ancaman pada kesehatan masyarakat yang sangat serius,” tegas Dedi Mulyadi saat mengunjungi Gudang Bulog di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (15/10).

Dedi menceritakan, sejak dulu dirinya suka memeriksa kualitas beras Bulog dari waktu kewaktu. Sampai suatu ketika ia menemukan satu karung beras berbiji plastik, Dedi sangat menyesal, karena selama ini ia meyakini kualitas beras Bulog sangat baik. “Mudah-mudahan segara diumumkan oleh Kejaksaan siapa oknum yang bermain,” harapnya.

Baca Juga  Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Dari Komite Aparatur Sipil Negara

Legislator dapil Jawa Barat VII ini meminta kepada Bulog agar kasus ini tidak menambah beban yang dipikul Bulog. “Apalagi Bulog masih harus menanggung beban setoran Bank yang setiap bulan relatif masih tinggi. Tapi pada waktu tertentu juga harus bisa menyediakan beras untuk darurat. Seperti kemarin, didorong harus mengeluarkan beras saat pandemi Covid-19,” paparnya.

Baca Juga  Headline Nasional | Indonesia Kirimkan Satgas Garuda RI Bantu Australia Tangani Karhutla

Ia berharap, program pemerintah terintegrasi dengan bantuan pangan non tunai dari Bulog. Dengan begitu, Bulog akan mengisi stok bantuan pangan ke setiap daerah. “Jangan hanya ketika susah dia diperlukan, ketika mudah dia ditinggalkan. Menurut saya susah dan mudah harus menjadi mitra utama,” pungkasnya. (*)