KABUPATEN BOGOR – “Jel” sapaan akrab seorang jurnalis media yang bertugas di Kabupaten Bogor harus merelakan kendaraan roda duanya hilang. Kriminalitas curanmor yang terjadi menjadi issue dan buah bibir di Kabupaten Bogor, saat di konfirmasi langsung ke petugas parkir dan satuan pengamanan (SATPAM) yang bertugas mengatakan

“Pihak kantor kami telah menyerahkan rekaman CCTV yang terpasang di kantor Kejaksaan ke Polres Bogor dan sampai saat ini belum ada jawaban dari penyidik Polres apakah kehilangannya murni pencurian atau karena lain suatu hal. Selama ini CCTV dikejaksaan tidak ada masalah berjalan bagus dan kami pun menunggu konfirmasi dari penyidik Polres” ungkap Dian security setempat kepada media (21/02).

Baca Juga  PHRI : Jangan Khawatir, Mari Nikmati Liburan Anda Dipuncak | Headline Bogor

Sementara waktu yang bersamaan Eko selaku intel Kejaksaan mempersilahkan awak media HeadlineBogor.com untuk melihat langsung CCTV yang diputar dari awal kedatangan sampai pulang. Sayangnya tayangan rekaman CCTV tersebut tidak begitu jelas dikarenakan hujan deras.

Sementara saat dikonfirmasi perihal kedatangannya ke lokasi tersebut, Jel mengatakan “Saya datang ke sana hendak mengkonfirmasi terkait permasalahan banyaknya surat LSM Kabupaten Bogor yang belum terjawab atas dugaan korupsi yang terjadi di 40 kecamatan terutama proyek Pemda Kabupaten Bogor, memang saya tidak ke resepsionis atau mengisi daftar tamu dikarenakan masih sedang menunggu beberapa rekan media yang akan datang,”

Baca Juga  Headline Bogor | Ketua DPRD Kabupaten Bogor Nyatakan Satu Anggota Berstatus PDP

“Saat itu cuaca hujan sangat lebat setelah memarkir kendaraan saya langsung ke arah kantin belakang, malang tak dapat dihindari, saat saya ingin mengambil sesuatu file didalam jok motor, malah kehilangan kendaraan tersebut,”

Jel tidak dapat melakukan aktifitas sebagai mana mestinya sebagai seorang jurnalis dan hanya bisa menumpang kendaraan kepada rekan – rekannya. Jel menghimbau kepada rekan – rekan jurnalis agar lebih berhati – hati lagi

“Ada baiknya rekan – rekan menggunakan kunci tambahan, jangan hanya berharap kepada kunci stang, dan jangan merasa aman dengan situasi parkiran, agar tidak punya nasib yang sama seperti saya,” pungkas Jel