
KABUPATEN BOGOR – Penyebaran wabah virus Corona Covid-19 yang kian meluas membuat kampus IPB University melakukan Close Down, dan hanya orang tertentu yang boleh masuk kawasan kampus untuk mencegah penyebaran wabah virus Covid-19. (18/3).
Suasana di lingkungan kampus IPB Dramaga Bogor, Jawa barat, ketat dengan pemeriksaan dilakukan, hanya untuk orang yang betul – betul mendapat tugas dilingkungan kampus, dengan memeriksa identitas serta surat tugas yang sudah direkomendasikan oleh pihak kampus.
Menurut salah satu mahasiswa Amelia membenarkan informasi tersebut, setiap mahasiswa dan dan pegawai di lingkungan kampus IPB diperiksa.
“Setiap yang sedang menjalani riset pihaknya, diperiksa baik surat tugas karena pihak kampus khawatir penyebaran virus Covid-19 dilingkungan kampus,” Ujarnya.
Menurut wakil kepala keamanan Yusuf Mulyana Rahma mengatakan, kebijakan close down berlaku sejak dikabarkannya bahwa salah satu mahasiswa IPB positif Covid-19.
“Kebijakan close down itu berlaku sejak mewabah Covid-19 dan dugaan salah satu mahasiswa terpapar Covid-19, salah satu akses masuk hanya satu pintu yang dapat digunakan, kebijakan itu sendiri menurut pihak kampus berlaku hingga situasi kembali kondusif,” Kata Yusuf.
Menurut Yusuf, pihak kampus juga melakukannya penyemprotan dengan antiseptik, dengan membersihkan gedung kampus oleh petugas kebersihan, guna mengurangi penyebaran Covid-19, serta penyediaan handsanitizer.
Sementara itu, pihak kampus melalui Kepala Biro Komunikasi IPB University, Yatri Indah membenarkan bahwa ada salah satu mahasiswanya positif Covid-19 atau Virus Corona setelah mahasiswa tersebut berkontak langsung dengan orang yang positif virus Corona.
“Iya betul informasi bahwa ada satu mahasiswi IPB yang positif Corona virus, dan setelah kami mengetahui yang bersangkutan berkontak dengan seseorang yang positif corona virus kami langsung menghubungi Dinas Kesehatan,” terang Yatri dalam video pernyataan yang diterima awak media.
Yatri menambahkan, pihak kampus bersama Dinas Kesehatan telah mengambil langkah – langkah protokol yang telah ditetapkan dengan mengindentifikasi orang – orang yang telah berkontak dengan mahasiswi yang positif corona virus.
“Dan kami meminta kepada mereka untuk melakukan karantina mandiri, dan mereka dalam pengawasan kami dan berkontak dengan kami setiap hari,” tambahnya.
Berapa jumlah mahasiswa dan orang yang yang sempat berkontak dengan mahasiswi yang positif Corona virus, Yatri enggan menyebutkan berdasarkan UU Informasi publik yang dikecualikan.
(Agil)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !