“Peran kita dan mereka para ahli gizi bagaimana mencegah supaya ibu hamil tidak melahirkan anak stunting. Kuncinya dipencegahan, melalui kegiatan ini kami ingin optimalkan pendampingan secara teknis, pelatihan kepada masyarakat. Khususnya di 10 Lokasi Khusus Intevensi Stunting di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Bogor, Dede Agung P mengungkapkan, penurunan angka stunting merupakan fokus Pemkab Bogor untuk menciptakan masyarakat sehat dan produktif. Bahkan tahun 2020 pihaknya bekerjasama dengan Bappedalitbang sebagai koordinator seluruh Perangkat Daerah berperan aktif mendorong penurunan stunting melalui dukungan program kegiatan yang mengarah pada intervensi stunting.

“Kita akan terus berkolaborasi dengan seluruh lintas sektor dalam menurunkan bahkan meminimalisir stunting. Karena untuk mewujudkan masyarakat dan Kabupaten Bogor sehat perlu kerjasama yang kuat dari semua sektor,” imbuhnya. (*)

Baca Juga  Headline Bogor | Segarnya Udara di Agro Wisata Gunung Mas Puncak