“Kemudian, keluarga beliau berkoordiinasi dengan kami, dan kami memberikan pendampingan untuk sementara perawatan di rumah, karena kondisi beliau yang cukup dilakukan perawatan di rumah (saja),” imbuh Widyastuti.
Lebih lanjut, Widyastuti menjelaskan, dalam pendampingan kepada keluarga Fauzi Bowo, jajaran Dinas Kesehatan memberikan sejumlah treatment. Salah satunya, dengan mengunjungi kediaman untuk memberikan berbagai obat yang dibutuhkan melalui persetujuan dokter.
“Ada dokter umum dan perawat yang melakukan kunjungan ke rumah dan mendampingi beliau di sana. Kemudian, untuk tim konsultasi, kita siapkan tim dokter dari RSUD Tarakan, yang juga melakukan konsultasi kepada beliau beserta keluarga. Jadi, prinsipnya, kami memberikan pendampingan. Kami juga sudah mengantisipasi jika dibutuhkan perawatan lebih lanjut,” jelas Widyastuti.
Terkait gelaja yang dialami Fauzi Bowo saat terpapar Covid-19, Widyastuti mengatakan bahwa mantan Dubes RI untuk Jerman periode 2013-2018 ini dalam kondisi yang stabil.
“Sejauh ini, hasil pantauan dari dokter bahwa beliau dalam kondisi yang stabil. Di samping itu, beliau relatif tidak banyak berhubungan dengan pihak luar. Beliau sementara berkenan melakukan isolasi di rumah secara mandiri, dengan dampingan kita dan siap juga untuk kalau perawatan lebih lanjut,” pungkas Widyastuti. (*)