“Anggap saja kita sedang berkomunikasi dengan orang positif Covid-19. Jadi kita harus pakai masker dengan benar dan jaga jarak. Atau kita anggap diri kita membawa virus. Bagaimana kita jangan sampai menularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Abdurahman, salah satu pelaku perjalanan mengapresiasi pelaksanaan rapid test antigen di rest area. Menurutnya, banyak pelaku perjalanan yang sulit melakukan rapid test antigen secara mandiri.

“Sangat bagus ini suatu program yang luar biasa. Di daerah saya bayar, baru ini saya temukan yang gratis. Tidak semua masyarakat itu sanggup untuk membayar hal-hal seperti ini. Memang ini suatu kebutuhan karena menyangkut masalah kesehatan,” imbuhnya. (*)

Baca Juga  Headline Jabar | Pemprov Jabar Siapkan 15 Hotel Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19