KABUPATEN BOGOR – Menjelang kedatangan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Lauli ke Lembaga Pemasarakatan kelas II A Pondok Rajek Cibinong Kabupaten Bogor pada tanggal 20 Januari 2018, PLT Dirjen Pas Bapak Marjuki dan Dirkamtip Bapak Sutrisman turun langsung ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Pondok Rajek untuk mengecek kesiapan lapas
Sekaligus pada hari itu adalah kunjungan kerja beliau ke Lapas Pondok untuk mengecek segala pasilitas yang ada didalam lapas (olah raga, masjid , gereja, binker, dan lainnya), menyapa warga binaan meninjau langsung kepetenakan yang berada dibelakang lapas, dalam kesempatanya PLT DIRJENPAS Bapak Marjuki mengatakan
“Lapas Pondok Rajek adalah lapas percontohan di Jawa Barat terkhusus di Kabupaten Bogor, seperti halnya Lapas Peledang Kota Bogor, Lapas Gunung Sindur serta Depok karena Berbasis IT, jadi para pihak keluarga yang ingin berkunjung menemui saudaranya didalam lapas tidak lagi repot. Begitupun dalam hal pelayanan pengurusan pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, asimilasi sangat cepat informasinya sehingga pihak keluarga tidak cemas dengan kepulangan saudaranya atau anaknya yang berada dilapas.
“Bagi warga binaan diajarkan berbagai bidang keahlian yang memang telah di persiapkan oleh negara agar warga binaan setelah keluar nanti punya karya nyata seperti bercocok tanam, menanam sayuran agroponik, peternakan sapi , kambing dan lain-lain.”
Di lain waktu Kepala Lapas Anak Agung Gde .kerisnaAmd.IP .SH.MSI mengatakan “Dengan lebih dari 1483, jiwa warga binaan yang kami tampung disini adalah tugas yang sangat berat dikarenakan mereka semua dari berbagai latar belakang seperti Narkoba, pembunuhan, penipuan, teroris , korupsi, bagaimana mereka semua punya bekal keahlian setelah keluar nanti. Dengan anggaran negara yang digelontorkan ke lapas harus semaksimal mungkin kami gunakan untuk mempasilitasi semua kegiatan disini, harapan kami ada mitra di luar lapas yang mau berbuat untuk para warga binaan, tidak semua warga binaan yang bisa menempati bingker, pertanian , peternakan yang memperoleh sedikit pemasukan dari hasil mereka usaha” ungkapnya
Sembiring | Roy