
JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus mengakhiri perjalanannya di ajang All England 2025 setelah kalah dari wakil China, Han Yue, dalam dua gim langsung dengan skor 15-21, 17-21.
Gregoria mengakui bahwa ia belum menampilkan permainan terbaiknya di laga ini. Menurutnya, gaya permainan Han Yue—dan umumnya pemain China—selalu menyulitkannya, sehingga ia harus mencari cara untuk keluar dari pola permainan lawan.
“Bukan permainan terbaik saya hari ini, saya tidak bisa mengimbangi lawan. Memang tidak hanya Han Yue, siapapun pemain China yang melawan saya tipenya selalu sama dan pekerjaan rumah saya adalah bagaimana mengatasi itu, keluar dari pola mereka dan tidak mudah kesal atau bingung sendiri yang jadinya melakukan kesalahan sendiri,” ujar Gregoria, Jumat (14/3)
Selain strategi permainan, Gregoria juga menyoroti kondisi fisiknya yang belum kembali ideal sejak cedera pada Oktober tahun lalu. Ia bertekad untuk meningkatkan kebugarannya agar bisa tampil lebih kompetitif ke depannya.
“Saya mau janji kepada diri sendiri untuk lebih fit secara kondisi badan. Setelah cedera bulan Oktober tahun lalu, kondisi badan saya belum kembali ideal. Saya mau menambah massa otot, menurunkan berat badan tapi tidak mau terlalu kurus agar tenaganya tidak hilang. Ini agar footwork saya bisa lebih ringan, lebih cepat, agility-nya bisa lebih mendukung,” tambahnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !