
Berdasarkan data yang ada menurut dr.Herlina hampir 80% tenaga perawat adalah perempuan dan juga untuk tenaga dokter jumlahnya seimbang, 50% perempuan dan 50% laki-laki. Khusus untuk tenaga perawat, perempuan mempunyai kemampuan yang sedikit lebih dalam mendekati para pasiennya.
Sementara itu, Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Rahmawati Husein menyampaikan bahwa perempuan berperan di tengah pandemik COVID – 19 ini. Menurutnya, 70% tenaga medis di seluruh dunia adalah perempuan. Mereka bekerja di berbagai sektor terkait kesehatan seperti membuat masker hingga menyediakan makanan.
“Perempuan di tengah masyarakat memiliki peran yang luar biasa,” tambah Rahmawati.
Selama ini, Rahmawati melakukan jejaring di masyarakat dengan mendampingi perempuan yang terpinggirkan, yang menggantungkan hidup dari kerja keras dan mereka yang berperan ganda.
“Di sisi lain, perempuan juga dalam kondisi rentan, untuk itu perlu mendapat dukungan dan asupan gizi yang baik dan memadai,” katanya.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !