KABUPATEN BOGOR – Tiga orang Warga Negara Asing (WNA) asal Srilangka yang tinggal ngontrak di kampung Babakan Pandai, Rt 03/07, Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, di bawa pihak Imigrasi Kelas I Bogor didampingi Kapolsek Ciampea serta Kepala Desa. (27/12).

Dari tujuh orang WNA asal Srilangka, satu orang tidak memilik paspor dan dua orang lagi masa paspornya habis. Ketujuh WNA yang sudah hampir satu minggu ini tinggal dikontrakkan kampung Babakan Pandai Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea mereka berencana membuka usaha ternak ayam.

Kepala Desa Cibanteng, Warso mengatakan, awalnya Ketua RT 03, melaporkan ke Pemerintah Desa, dengan adanya WNA asal Sri Langka yang sudah lima hari tinggal di kontrakan. Dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan WNA tersebut di laporkan kepada pihak Kecamatan Ciampea dan Polsek Ciampea.

Baca Juga  Headline Bogor | Pastikan PPKM Dipatuhi, Bupati Bogor Lakukan Sidak di Kawasan Sentul City

“Rencananya ke 7 WNA tersebut ngontrak rumah selama tiga bulan, ” Ujar Warso Kepala Desa Cibanteng

Imigrasi Bogor, Yogi mengatakan, kegiatan pengamanan WNA tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat Desa Cibanteng dengan adanya WNA, “Pihak Imigran bersama kepala desa dan Kapolsek Ciampea sidak langsung dimana para WNA tinggal dikontrakan,” ujar Yogi.

“Ternyata dari tujuh WNA asal Srilangka ada dua orang yang paspornya habis dan satu orang paspornya hilang.

Baca Juga  Headline Bogor | Arena Ice Skating Kembali Hadir di Cibinong City Mall

“Ketiga WNA, kita bawa ke kantor Imigrasi guna di lakukan pendataan lebih lanjut. Jika tidak memilik izin, kita akan deportasi,” katanya.

Kapolsek Ciampea Kompol Anak Agung Raka menambahkan, keberadaan WNA tersebut dikwatirkan menimbulkan konflik di masyrakat. Mengingat mereka tidak bisa mengunakan bahasa Indonesia, dan tidak mengetahui kearifan lokal yang ada di wilayah.

“Saya menghibau kepada masyarakat Ciampea, terutama ketua RT segera melaporkan ke desa jika ada WNA. Selain itu, pemilik kontrakan jangan tergiur uang besar dan mengontrakan kepada ke sebarang orang yang belum tau asal usulnya, “Tungkasnya.

( Agil )