Headline Nasional | Sandiaga Uno Digadang – Gadang Gantikan Edhy Probowo Pimpin KKP

JAKARTA – Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dipastikan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, muncul beberapa kandidat yang akan menduduki kursi di Kementerian KKP.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya melihat sosok Susi Pudjiastuti, yang merupakan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, berpotensi kembali akan dipercaya menduduki kementerian tersebut dengan risiko gesekan politik jika Susi kembali menjabat.

“Pertama, kalau faktor kapabilitas dan profesionalitas dan beban politik yang netral, ada di sosok Susi Pudjiastuti tentu saja, mantan menteri yang kita tahu akan didukung oleh publik, lalu kemudian juga sudah mengerti seluk beluk dari KKP,” ujar Yunarto.

Post ADS 1

Menurutnya, ada dua resiko yang akan terjadi, pertama secara politik tentu saja akan ada hal yang harus dihitung ulang terkait Gerindra, misalnya, yang merasa jatahnya dikurangi, atau kemudian catatan juga buat partai-partai merasa bisa ditendang kapanpun. Kedua mungkin risiko di jajaran birokrasi,” sambungnya.

Kedua menurut Yunarto, bisa saja salah satu dirjen di KKP dirangkap menjadi menteri. Hal itu dinilai tidak akan menimbulkan kegaduhan politik, namun bisa berpotensi menutupi proses pemeriksaan yang dilakukan KPK.

Ketiga, kursi Menteri KKP akan tetap dijabat oleh kader Gerindra. Namun, menurut Yunarto, perlu sosok yang diterima oleh publik, salah satunya nama Sandiaga Uno.

“Pilihan ketika menghitung aspek politik, tidak mengganggu koalisi, akan tetapi juga sosok tersebut sama-sama dari Gerindra, tapi cenderung bisa diterima publik. Misalnya dia populer atau cenderung dianggap mampu. Salah satu nama yang terpikir menurut saya bisa saja seorang Sandiaga Uno,” ungkapnya..

Sandiaga Uno dinilai memiliki kemampuan yang manajerial yang mumpuni untuk menjadi seorang menteri. Selain itu, Sandi yang dekat dengan Susi akan menjadi nilai tambah bagi mantan calon wakil presiden itu.

“Karena ya kita tahu levelnya (Sandiaga) sudah mantan waketum, Dewan Gerindra, bahkan mantan calon wakil presiden Prabowo. Populer di mata publik, dan belakangan kecenderungannya statement-nya kan sudah bersifat netral, tidak lagi berseberangan seperti Fadli Zon, misalnya, sehingga mungkin cenderung lebih bisa diterima,” ujar Yunarto. (*)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !